Jalan Raya Gubeng Ditutup, Polisi Rekayasa Lalu Lintas

Amaluddin    •    Rabu, 19 Dec 2018 04:44 WIB
Tanah Ambles di Gubeng
Jalan Raya Gubeng Ditutup, Polisi Rekayasa Lalu Lintas
Kondisi tanah amblas di Kawasan Gubeng Surabaya, Jawa Timur, Selasa (18/12/2018). Foto: Didik Suhartono/Antara

Surabaya: Arus lalu lintas ke arah Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, dialihkan. Hal itu dampak dari amblesnya di jalan tersebut.

"Nantinya Jalan Sulawesi ke arah Gubeng ditutup, sehingga arus lalu lintas mengalami perubahan," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Rudi Setiawan, saat meninjau lokasi jalan ambles, Rabu, 19 Desember 2018.

Arus lalu lintas dari Kertajaya dialihkan melalui Jalan Bagong dan Pandegiling. Sedangkan dari Karimun Jawa dialihkan ke Jalan Raya Gubeng sisi selatan dan sisi utara.

Lalu, arus dari Jalan Sulawesi menuju ke Jalan Raya Gubeng dialihkan lurus lewat Jalan Ngagel dan Jalan Pandegiling. Arus lalu lintas dari Jalan Pandegiling ke arah Jalan Raya Gubeng di alihkan ke jalan Ngagel.

Baca: Jalan Gubeng Surabaya Ambles

Untuk penutupan jalan ada di empat titik, yaitu traffic light Jalan Ngagel-Sulawesi, Jalan Raya Gubeng sisi selatan, dan Jalan Raya Gubeng sisi utara serta Jalan Sumbawa.

"Rekayasa lalu lintas ini dilakukan agar masyarakat dapat mencari jalur alternatif, sehingga tetap bisa beraktivitas," kata Rudi.

Untuk mengantisipasi kemacetan, lanjut Rudi, aparat akan dibantu petugas dari Pemkot dan Dishub. Mereka yang akan membantu polisi mengatur dan menyiasati lalu lintas.

"Saat ini jalan sudah ditutup, rambu-rambu pengalihan lalu lintas juga mulai dipasang pagi ini," kata Rudi. 


(AZF)