Bupati Sumenep Sebut Kinerja DPRD Berbasis Uang

Rahmatullah    •    Kamis, 13 Jul 2017 15:37 WIB
apbd
Bupati Sumenep Sebut Kinerja DPRD Berbasis Uang
Gedung DPRD Sumenep -- MTVN/Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: Bupati Sumenep A. Busyro menyebut kinerja DPRD Sumenep berbasis uang. Pasalnya, draf Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Sumenep hingga kini tak kunjung dibahas.

"Ini tidak mau kerja namanya, kecuali ada uang," kata Busyro usai menghadiri sidang paripurna istimewa DPRD Sumenep dengan agenda pelantikan pengganti antarwaktu salah satu anggota DPRD di Graha Paripurna, Sumenep, Jawa Timur, Kamis 13 Juli 2017.

Mantan Ketua DPRD Sumenep itu mengaku, draf KUA-PPAS sudah menyerahkan ke legislatif sejak 1,5 bulan lalu. Namun, hingga kini pembahasannya belum diagendakan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD.

"Bisa dibayangkan, ketika kami mau tertib waktu dan administrasi, ternyata terkendala dengan hal itu," tuturnya.

Busyro menjelaskan, seharusnya perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dilakukan pada Agustus. Sementara, pembahasan KUA-PPAS seharusnya rampung sebelum Agustus.

Nyatanya, draf KUA-PPAS tak kunjung dibahas di gedung dewan meskipun sudah diserahkan sejak 1,5 bulan lalu. Jika anggota DPRD beritikad baik, kata Busyro, semestinya mereka mulai membahasnya pada pertengahan bulan puasa.

"Jika hingga November pembahasan APBD tidak selesai, semua akan kena sanksi," ucapnya.

Wakil Ketua DPRD Sumenep A. Salim menjelaskan, banyak agenda di internal DPRD harus diselesaikan. Sehingga, pembahasan draf KUA-PPAS belum masuk agenda Bamus.

Salim memastikan, DPRD akan segera membahasnya. "Kami akan membahasnya secara maksimal, sehingga selesai tepat waktu. Dan ini menjadi prioritas," ujarnya.


(NIN)