Bea Cukai Jatim Sita 9 Juta Rokok Senilai Hampir Rp3 Miliar

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 14 Jun 2017 17:41 WIB
rokok ilegal
Bea Cukai Jatim Sita 9 Juta Rokok Senilai Hampir Rp3 Miliar
Rilis kasus barang kena cukai ilegal di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJBC) Jawa Timur I, Rabu, 14 Juni 2017. (Metrotvnews.com/Syaikhul Hadi)

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJBC) Jawa Timur I menindak barang kena cukai. Melalui Operasi Patuh Ampadan I yang digelar pada 15 Mei-10 Juni 2017, petugas menyita sekitar 9 juta batang rokok ilegal. 

Kepala Kantor Wilayah DJBC Jatim I, Decy A mengatakan pemberantasan peredaran barang kena cukai merupakan aksi nyata menciptakan asas keadilan bagi industri cukai tembakau. Terutama industri yang sudah membayar cukai sesuai kewajibannya. 

"Ada serangkaian wilayah penindakan, meliputi kawasan Tanjung Perak, Juanda, Pasuruan, Gresik, Sidoarjo, Bojonegoro, dan Madura," ungkap Decy saat merilis hasil tangkapan, Rabu, 14 Juni 2017. 

Hasilnya, sebanyak 9.926.744 batang rokok ilegal disita. Potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp2.998.498.420. 

Selain itu, petugas juga menyita pita cukai total 2.169 lembar. "Potensi kerugian negaranya mencapai Rp77 juta lebih," jelasnya. 

Tak hanya itu, petugas juga menangkap tujuh orang dalam peredaran barang kena cukai ilegal. Di antaranya, SB, 43, dan RM, 31, asal Sidoarjo yang ditangkap petugas Bea Cukai Jatim I berikut barang bukti pita cukai palsu. 

Sementara, TY, 36, ditangkap petugas KPPBC tipe Madya Pabean Pasuruan di kawasan Rembang, Pasuruan Jatim. Dia ditangkap berikut rokok ilegal 16 karton atau 384 ribu batang.

Sedangkan untuk SN, 52, BS, 41, WA, 21, dan HR, 26, ditangkap di kawasan Gresik. Keempatnya merupakan pelimpahan dari Polres Gresik dengan barang bukti 30.580 batang rokok ilegal.


(SAN)