Ledakan Bom di Pasuruan

A Keluar Rumah dengan Kaki Terluka

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 05 Jul 2018 16:42 WIB
Bom di Pasuruan
A Keluar Rumah dengan Kaki Terluka
Polisi mensterilkan lokasi ledakan bom di Bangil, Pasuruan, Kamis 5 Juli 2018, Medcom.id - Hadi

Pasuruan: Ledakan terjadi di sebuah rumah kontrakan di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Penghuni rumah, A, sempat keluar namun kembali masuk ke bangunan tersebut.

Hal itu disampaikan Kapolda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin saat mendatangi lokasi ledakan bom di Desa Pogar, Kamis, 5 Juli 2018. Machfud mengatakan ledakan berasal dari bom dengan daya ledak rendah.

Baca: Polda: Ada Tiga Ledakan di Pasuruan

"Ledakan tidak terlalu kuat. Ada beberapa bagian rumah yang pecah, seperti kaca-kaca dan atap rumah," ujar Machfud.

Sekitar pukul 12.30 WIB, warga mendengar bunyi ledakan dari rumah yang dihuni A beserta keluarganya. Warga menduga ledakan berasal dari tabung elpiji.

Warga berusaha menemukan sumber ledakan. Warga lalu menemukan rumah A berantakan. Kaca bertebaran. Atap rumah rusak.

Warga melihat A keluar dari rumah. Kakinya berdarah. Warga juga mendengar suara tangisan anak.

"Nah, tetangga ini bermaksud menolong, karena ada anak kecil juga, namun yang bersangkutan (A) kembali ke dalam rumah, dan ledakan terdengar lagi," lanjut Machfud.

Hingga kini, polisi masih mensterilisasi lokasi ledakan. Polisi juga tengah memburu A yang kabur dengan sepeda motornya. Sementara anak dan istri A diamankan polisi.


(RRN)