Ma'ruf Siapkan Skema Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Syaikhul Hadi    •    Sabtu, 29 Sep 2018 13:54 WIB
pilegpilpres 2019pemilu serentak 2019
Ma'ruf Siapkan Skema Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin saat berkunjung ke Pondok Pesantren Bumi Shalawat, Sidoarjo Sabtu, 29 September 2018.

Sidoarjo: Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, menyiapkan skema pembangunan ekonomi bangsa yang disebut-sebut sebagai Arus Baru Ekonomi Indonesia. Menurutnya, skema itu bakal memperkuat ekonomi di Indonesia semakin maju.

"Kita ingin membangun skema ekonomi baru yang lebih adil dan menyejahterakan," kata Ma'ruf saat berkunjung ke Pondok Pesantren Bumi Shalawat, Sidoarjo Sabtu, 29 September 2018.

Ia menjelaskan, ada teori trickel down effect (konsep lama) yang mengasumsikan pertumbuhan ekonomi yang seharusnya menetes ke bawah. Dalam konsep tersebut pihaknya membalik dari bawah ke atas dengan sasaran umat sebagai fokus utama dalam pembangunan kesejahteraan bangsa.

Meski begitu, lanjutnya, arus baru ekonomi tidak lantas membenturkan yang lemah dengan yang kuat. Tapi membangun kolaborasi yang sama-sama saling menguntungkan.

“Kita ingin mengurangi kesenjangan. Indeks ketimpangan atau rasio dini harus diturunkan. Tentunya, kita juga menekan disparitas spasial antara pusat dan daerah dan antardaerah. Kita ingin ekonomi kian merata, itu sudah dijalankan Pak Jokowi selama ini dan kita perkuat lagi ke depan,” terangnya.

Ia mencontohkan disparitas spasial yang terus dikurangi Presiden Jokowi dengan cara menggelorakan pembangunan infrastruktur di luar Jawa. Pengembangan ekonomi luar Jawa tersebut bakal memberi banyak nilai tambah bagi masyarakat.

"Misalnya, komoditas kakao Sulawesi yang dijual mentah secara murah, selama ini nilai tambahnya hanya dinikmati perusahaan raksasa. Tapi jika masuk luar negeri, diolah sedikit jadi mahal, masuk lagi ke Indonesia dengan harga tinggi. Besok kita taruh nilai tambah itu di Indonesia. Ini adalah bagian Kerja Pak Jokowi dalam memeratakan pembangunan hingga luar Jawa serta ikhtiar dalam memberi nilai tambah ekonomi,” ujar Ma'ruf.

Dengan pembangunan infrastruktur yang kini tidak lagi Jawa-sentris, ekonomi luar Jawa terus bergerak maju. Saat ini, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia disumbang Pulau Jawa sekitar 58 persen. Lalu Sumatera 21 persen, Kalimantan 8 persen, Sulawesi 6 persen. Kemudian Maluku dan Papua 2 persen, serta Bali dan Nusa Tenggara 3 persen.

Sementara, Ketua TKD Jatim pasangan Capres Jokowi-Ma'ruf Amin; Machfud Arifin mengungkapkan kunjungan ma'ruf merupakan bagian roadshow di Jatim. Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir ini Ma'ruf dinilai semakin menyuntikkan semangat kepada seluruh tim untuk menggerakkan seluruh potensi dalam memenangkan pasangan petahana tersebut.

“Kita terus bergerak, dan target menang, bismillah 70 persen Insyaallah tercapai dengan gotong royong banyak pihak," kata Machfud.


(ALB)