Dua Pembuat Mercon di Sumenep Ditangkap

Rahmatullah    •    Kamis, 31 May 2018 15:20 WIB
petasan
Dua Pembuat Mercon di Sumenep Ditangkap
Barang bukti bahan peledak yang disita polisi Sumenep. (Foto: Istimewa)

Sumenep: Dua pembuat mercon di Sumenep, Jawa Timur ditangkap Unit Resmob Polres Sumenep, Rabu, 30 Mei 2018 sekira pukul 20.30 WIB. Mereka terbukti menyimpan bahan peledak untuk pembuatan mercon.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukid, menuturkan penangkapan tersebut berawal dari giat lidik di wilayah hukum Sumenep. Petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku berinisial SG, menyimpan bahan  peledak di rumah mertuanya di Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget. Setelah itu, petugas mengecek untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut.

"Ternyata benar bahwa terlapor kedapatan menguasai, menyimpan dan mempergunakan bahan peledak, sehingga pelapor dan anggota resmob lainnya menangkap terhadap terlapor," jelas Mukid dalam rilisnya, Kamis 31 Mei 2018.

Dari hasil interogasi, SG mengaku membeli bahan peledak tersebut dari DS, warga Desa Giring, Kecamatan Manding. Petugas lalu mendatangi rumah DS. Di lokasi ini petugas juga mendapatkan bahan peledak. Tersangka dan barang bukti akhirnya dibawa ke Mapolres Sumenep.

Polisi menyita 6 plastik yang berisi serbuk warna silver dengan total berat 4,2 kg, 1 plastik berisi serbuk warna silver dengan total berat 0,5 kg, 1 toples berisi serbuk arang dengan berat 0,5 kg.

Selain itu, polisi juga menyita sobekan kertas minyak warna kuning yang akan digunakan sebagai sumbu mercon. Beberapa lembar kertas semen yang sudah dipotongi dengan lebar 10 sentimeter, 85 buah selongsong mercon, 3 buah mercon, dan ebilah bambu berukuran 17 sentimeter.

"Mereka dijerat Pasal 1 ayat (1) dan (3) UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 tentang handak," tutur Mukid.

Selama ramadan, penangkapan kali ini merupakan yang kedua. Pada Minggu malam lalu, 28 Mei 2018, polisi menangkap SH, warga Desa Tambak Agung Barat, Kecamatan Ambunten. Dia kedapatan memiliki bahan peledak untuk pembuatan mercon, yaitu berupa 1 plastik serbuk abu-abu, 2 karung serbuk warna hitam, 3 bungkus plastik serbuk warna putih, 1 plastik serbuk warna kuning, 19 sumbu petasan dan dua kayu balok dengan ukuran berbeda.


(ALB)