Sidoarjo Raih Gelar Smart City 2017

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 16 Nov 2017 19:38 WIB
pemerintah daerah
Sidoarjo Raih Gelar Smart City 2017
Ilustrasi menggunakan teknologi komunikasi via online - MTVN - Rizal

Sidoarjo: Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi satu dari beberapa pemerintah daerah peraih gelar Smart City Award 2017 dalam penghargaan Gerakan menuju 100 Smart City 201. Penghargaan itu diberikan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI di Hotel Santika Premiere Jakarta, Rabu malam, 15 November 2017.

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mengatakan, penghargaan itu sebagai buah dari kerja keras pemerintah kabupaten. Penilaian penghargaan, kata Bupati, dilakukan tenaga ahli dari Kemenkominfo.

Salah satu program yang dilakukan Pemkab Sidoarjo adalah Rumah Sidoarjo. Program itu menerapkan konsep pelayanan pada masyarakat berbasis teknologi dan terintegrasi.

"Konsepnya yaitu melayani masyarakat dengan cepat, sosial, dan cerdas," ujar Bupati di Sidoarjo, Kamis, 16 November 2017.

Ia mencontohkan Program Berkas Melakukan Dewe (BMW). Artinya, masyarakat dapat mengurusi berkas kependudukan secara online di tingkat kecamatan. Ada juga Layanan Siaga dan Tanggap (Sigap), yaitu masyarakat dapat melaporkan kejadian secara online. Ketiga, yaitu aplikasi sistem antrean Puskesmas Tarik (Siap Tarik).

"Yang ketiga ini juga memudahkan masyarakat dalam menghemat waktu saat mengantre di Puskesmas. Jadi, masyarakat bisa mengambil nomor antrean layanan dari rumah masing-masing," terangnya. 

Sementara, Menteri Kominfo RU, Rudiantara saat malam penghargaan menyampaikan bahwa konsep Smart City bukan tentang kemampuan perangkat Tekhnologi Canggih, melainkan bagaimana sebuah kota mampu merubah cara berpikir dalam melayani masyarakat dengan anggaran yang sudah disesuaikan sebelumnya. 

"Setiap daerah dikatakan berhasil membangun smart city bila sesuai dengan pondasi kultur yang kuat dan berhasil ditanamkan pada inovasi yang dilakukan," papar Rudiantara. 


(RRN)