1.000 Kiai se-Madura Minta Jokowi Izinkan Khofifah Maju Pilkada Jatim

Rahmatullah    •    Minggu, 08 Oct 2017 17:45 WIB
pilgub jatim 2018
1.000 Kiai se-Madura Minta Jokowi Izinkan Khofifah Maju Pilkada Jatim
KH. Muchlis Muchsin (sebelah kiri) menyerahkan surat mandat 1000 tanda tangan kyai dan pengasuh pondok pesantren, pengasuh madrasah dan guru ngaji se-Madura kepada Presiden Jokowi (sebelah kanan) - foto: Istimewa

Metrotvnews.com, Sumenep: Ketua Aliansi Santri, Pengasuh Pondok Pesantren dan Kiai (ASPEK) se-Madura, KH. Muchlis Muchsin menyerahkan 1000 tanda tangan Kiai ke Presiden Joko Widodo. Mereka meminta Jokowi merestui Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa maju dalam Pilkada Jawa Timur 2018. 

"Pak Jokowi, saya mewakili ASPEK Madura memohon kiranya bapak merestui dan mengizinkan Ibu Khofifah untuk maju di Pilkada Jatim," ujar Kiai Muchlis, Pengasuh Ponpes Al Anwar, Bangkalan usai peringatan Hari Perdamaian Internasional 2017 di Ponpes Annuqayah, Guluk-guluk, Sumenep, Minggu 8 Oktober 2017. 

Kiai Muchlis menyerahkan 1 bendel surat berisikan mandat 1.000 tanda tangan Kiai, pengasuh pondok pesantren, pengasuh madrasah dan guru ngaji serta tokoh Agama se-Madura kepada Jokowi.

"Mohon diterima ya pak, ini amanat surat dari para Kiai dan pengasuh pondok pesantren se-Madura yang dititipkan ke saya untuk disampaikan ke bapak," pinta Kiai Muchlis. 

Momen penyerahan surat tersebut disambut senyum oleh Jokowi. Tak banyak kata yang disampaikan Jokowi, dia hanya sempat menyampaikan terima kasih. Usai itu, Jokowi meninggalkan lokasi dan melanjutkan perjalanannya ke Ponpes Al Amin, Sumenep. 

Khofifah memang sudah ancang-ancang untuk maju dalam Pilgub Jatim 2018. Dia bahkan sudah mendaftar dalam penjaringan calon Gubernur- calon Wakil Gubernur Jatim 2018 di Partai Demokrat. 

Namun, untuk dapat maju mulus, Khofifah harus mundur dari jabatannya sebagai Menteri Sosial. Sampai saat ini, Khofifah belum mengutarakan keinginannya untuk mundur. 

(Baca juga: Khofifah Harus Memilih)
 


(REN)