PN Surabaya Gelar Sidang Perdana Praperadilan Kasus Dahlan Iskan

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Kamis, 17 Nov 2016 12:22 WIB
dahlan iskan
PN Surabaya Gelar Sidang Perdana Praperadilan Kasus Dahlan Iskan
Suasana sidang praperadilan kasus Dahlan Iskan di PN Surabaya, MTVN - MK Rosyid

Metrotvnews.com, Surabaya: Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, menggelar sidang praperadilan terkait kasus penetapan Dahlan Iskan sebagai tersangka. Agenda sidang yaitu pembacaan materi gugatan.

Sidang dimulai pukul 10.00 WIB, Kamis 17 November. Tim kuasa hukum dan jaksa menghadiri sidang.

Indra Priangkasa, juru bicara kuasa hukum Dahlan, mengatakan ia dan kawan-kawan membacakan materi gugatan terkait penetapan Dahlan Iskan sebagai tersangka kasus korupsi PT Panca Wira Usaha. Dalam materi gugatan, kuasa hukum menilai penetapan status pada Dahlan merupakan kesalahan prosedur.

"Lantaran itu kami menyiapkan sejumlah barang bukti dan besok kami bawa dalam sidang lanjutan," kata Indra usai menghadiri sidang.

Kuasa hukum menilai jaksa terburu-buru menetapkan status tersangka pada Dahlan. Dalam jangka waktu sehari, Kejaksaan Tinggi Jatim menerbitkan surat perintah penyidikan, penetapan tersangka, dan penahanan terhadap mantan Menteri BUMN itu.

"Seharusnya kan harus ada dulu pembuktian dua alat bukti, penyitaan," ujarnya.

Sidang berlangsung kurang lebih dua jam. Majelis Hakim PN Surabaya mengatakan melanjutkan sidang pada Senin 21 November. Agenda lanjutan yaitu mendengarkan jawaban dari Kejati Jatim atas gugatan praperadilan.

"Yang pasti, dalam kasus ini melalui proses yang panjang. Ada penyelidikan, ekspose dan jaksa penyidik hingga pembuktian," kata  Rhein Singal, selaku pihak yang mewakili Kejati Jatim.

Pada 20 Oktober, Kejati menetapkan Dahlan Iskan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) milik BUMD. Kejati menilai Dahlan mengetahui soal jual beli aset. Sebab saat jual beli terjadi, Dahlan menjabat sebagai Direktur PT PWU.

Dahlan kemudian dibawa ke Rutan Medaeng Surabaya untuk menjalani masa penahanan. Namun lantaran sakit, Kejati menyetujui Dahlan menjalani masa tahanan kota.

Lihat video: 




(RRN)