Keluarga Yakin Abu Jandal Tewas meski BNPT Ragu

Amaluddin    •    Rabu, 09 Nov 2016 19:41 WIB
teroris
Keluarga Yakin Abu Jandal Tewas meski BNPT Ragu
Peta pertempuran ISIS. (Media Indonesia)

Metrotvnews.com, Surabaya: Deputi Kerja Sama Internasional BNPT Irjen Petrus Golose belum yakin atas meninggalnya pentolan ISIS asal Indonesia, Salim Mubarok Attamimi alias Abu Jandal. Namun, keluarga membenarkan kalau Abu tewas dalam perang di Mosul, Irak.

"Iya benar, Abu Jandal sudah meninggal," kata Fauziah, kakak kandung Abu Jandal, yang tinggal di Kota Pasuruan saat dikonfirmasi dari Surabaya, Rabu (9/11/2016).

Fauziah mengaku mendapat informasi kematian kakaknya itu setelah mendapat kabar dari luar negeri. Dari informasi yang ia terima, Abu Jandal tewas dalam pertempuran di Mosul, Irak.

Namun, Fauziah menolak saat ditanya penyebab sebenarnya kematian adiknya itu. "Kami no comment soal persitiwanya. Tapi yang jelas Abu Jandal sudah meninggal," katanya.

Baca: Kematian Abu Jandal Diragukan

Menurut Fauziyah, ibu kandung Abu Jandal, syok mendengar anaknya tewas. "Namanya seorang ibu, siapa pun ibu kalau dengan anaknya meninggal ya pasti syok," kata Fauziah.

Fauziah juga enggan buka informasi ihwal anak dan istri Abu Jandal. Dia mengaku, keluarga di Pasuruan telah kehilangan kontak dengan mereka. 

"Kami sudah lama tidak berkomunikasi dengan keluarga kakak. Kami juga enggak tahu ada di mana," tandasnya.  

Abu Jandal sebelum bergabung dengan ISIS dikenal sebagai penjual susu sapi segar. Kemudian, pria bernama asli Salim Mubarok Atamimi ini diketahui menghilang bersama anak dan istrinya. 

Abu Jandal diduga memboyong anak dan istrinya ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Dugaan itu menguat saat pada 2014 lalu, ISIS mengunggah video Abu Jandal berisi ajakan bergabung menjadi anggota ISIS.

Informasi kematian Abu Jandal diragukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. 

"Kita harus cek sidik jari, DNA, ciri-ciri, dan kerabat yang bersangkutan. Jadi, belum bisa dipastikan dia (Abu Jandal) sudah meninggal hingga proses itu dilaksanakan," kata Deputi Kerja Sama Internasional BNPT Irjen Petrus Golose, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Rabu (9/11/2016).


(SAN)