Sumur Mengering, Warga Cari Air hingga di Tengah Hutan

Muhammad Yakub    •    Selasa, 05 Sep 2017 17:33 WIB
kemarau dan kekeringan
Sumur Mengering, Warga Cari Air hingga di Tengah Hutan
Ilustrasi Antara

Metrotvnews.com, Tuban: Krisis air bersih di Kabupaten Tuban, Jatim, semakin parah. Kondisi tersebut memaksa warga mencari air hingga masuk kawasan hutan. Sebagian warga juga terpaksa membeli air dari kampung sebelah. 

Sudarmo, 51, warga Dusun Pakah, Desa Sumberragung, Kecamatan Plumpang mengatakan, untuk mendapatkan air bersih warga dikampungnya terpaksa mencari air hingga ke dalam hutan. Menurut dia, air bersih itu dapat ditemukan di hutan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Tuban.

"Iya, kami mengambil air dari sumur tua ditengah hutan," kata Sudarmo. Selasa 5 September 2017. 

Puluhan warga, kata dia, terpaksa mencari air sejauh 1kilometer keluar dari desanya sumur dan sumber air di desanya sudah lama mengering. "Lebih dari sebulan ini warga hanya dapat memanfaatkan sumur tua di kawasan hutan jati yang airnya juga terbatas," tambahnya.

Kondisi yang sama, juga dialami warga Desa Karangagung, Kecamatan Palang. Bahkan, warga setempat telah mengalami krisis air bersih hampir dua bulan terakhir. Warga sejumlah kampung nelayan di kawasan Kecamatan Palang ini terpaksa mengambil air hingga sejauh 2 kilometer dari permukimannya.

"Sekitar 2 terakhir, kami sudah kesulitan air bersih," keluhnya.

Menurut dia, krisis air bersih itu dikarenakan sebagian besar sumur tradisional di kampungnya sudah tidak mengeluarkan air. Sementara, bagi sumur yang masih ada, airnya berubah menjadi asin. Sebab, lokasi perkampungan itu berada di pesisir pantai utara setempat. 

Kondisi tersebut, menjadikan air tidak bisa dipergunakan untuk keperluan memasak di dapur. Dan untuk mendapatkan air bersih, warga sekitar terpaksa mengambil air sejauh 2 kilometer kearah selatan desa. Sementara, bagi warga yang tidak bisa mengambil air secara langsung biasanya membeli dari warga lainnya. 

"Kita terpaksa membeli air di Desa Cepoko dengan membawa jeriken," pungkasnya.


(ALB)