Warga Jombang Diajak Merapatkan Barisan Mengantisipasi Radikalisme

Nurul Hidayat    •    Jumat, 07 Jul 2017 11:41 WIB
radikalisme
Warga Jombang Diajak Merapatkan Barisan Mengantisipasi Radikalisme
Kapolres Jombang Ajun Komisaris Besar Agung Marlianto -- MTVN/Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Polres Jombang mengajak masyarakat merapatkan barisan guna mengantisipasi munculnya kelompok intoleren, radikalisme, anti-NKRI, dan anti-Pancasila yang semakin berani menampakkan diri. Salah cara yang dilakukan adalah denngan memanfaatkan unsur tiga pilar plus di masyarakat.

"Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat harus selalu aktif memberikan edukasi ke masyarakat agar tpaham radikalisme serta terorisme tidak berkembang di Kabupaten Jombang," kata Kapolres Jombang Ajun Komisaris Besar Polisi Agung Marlianto di Jombang, Jawa Timur, Jumat 7 Juli 2017.

(Baca: Indonesia Lahan Subur Bagi Radikalisme)

Agung juga mengharapkan peran aktif masyarakat untuk ikut menjaga suasana kondusif di Kabupaten Jombang. "Jika ada orang asing atau pendatang di suatu daerah dan dicurigai, jangan segan untuk melaporkan kepada anggota kita di lapangan atau kepada perangkat desa setempat. Agar cepat dilakukan tindakan sebagai langkah deteksi dini," pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memverifikasi alumni Suriah yang pulang ke Indonesia. Pemerintah daerah dan Kepolisian diminta memastikan warga 'alumni' Suriah tak kembali terpapar radikalisme.

(Baca: Pemda Diminta Memastikan 'Alumni' Suriah tak Kembali Terpengaruh Radikalisme)


(NIN)