Gempa Malang tak Berpotensi Tsunami

Amaluddin    •    Kamis, 17 Nov 2016 00:39 WIB
gempa
Gempa Malang tak Berpotensi Tsunami
Ilustrasi. MTVN

Metrotvnews.com, Surabaya: Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) sedikitnya terjadi di lima wilayah yakni Kabupaten Malang, Jember, Lumajang, Kota Surabaya dan Jakarta. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperakirakan penyebab terjadinya gempa karena adanya aktivitas subduksi antara lempeng Indonesia dengan Australia yang menunjam lempeng Eurasia.

"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Karangkates, Jawa Timur, Musripan, dalam keterangan tertulisnya kepada Metrotvnews.com, Rabu (16/11/2016).

Ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada. Ia meminta masyarakat terus mengikuti informasi dan arahan dari BMKG dan Badan Penanggulangan Daerah Bencana (BPBD) di wilayahnya. 

"Kami imbau masyarakat tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG," tuturnya. 

Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) berpusat di 127 km tenggara Kabupaten Malang. Guncangan serupa juga terjadi di 136 km barat daya Kabupaten Lumajang, 142 km barat daya Kabupaten Jember, 232 km tenggara Kota Surabaya, dan 782 km tenggara Jakarta.

"Peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi atau guncangan dirasakan di daerah Malang, Jogja, Lumajang, Jember, II dalam skala intensitas II SIG-BMKG atau (III-IV MMI). Di daerah ini guncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan oleh beberapa orang," kata Musripan.

Hasil analisis BMKG, menunjukkan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 22.10 WIB, dengan kekuatan M = 6.2 SR dengan episenter terletak pada koordinat 9.32 LS dan 113.12 BT, pada kedalaman 69 km atau pusat gempa di 127 km tenggara Malang. 

"Terkait dengan peristiwa gempa bumi di tenggara Malang ini, hingga laporan disusun pada pukul 22.30 WIB belum ada aktivitas gempa susulan," pungkasnya.


(LDS)