Mayoritas ODHA di Jombang Tertular melalui Hubungan Seksual

Nurul Hidayat    •    Rabu, 30 Nov 2016 12:24 WIB
aids
Mayoritas ODHA di Jombang Tertular melalui Hubungan Seksual
Stop HIV AIDS, ant

Metrotvnews.com, Jombang: Jumlah orang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA) di Jombang, Jawa Timur, mencapai 1.002 jiwa. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Jombang mendata 85,43 persen dari jumlah itu tertular melalui hubungan seksual.

Sekretaris KPA Jombang, Mulya, mengatakan, data itu didapat mulai 1999 hingga 2016. Hubungan seksual masih menjadi faktor terbanyak penularan virus mematikan tersebut.

"Kelompok masyarakat yang berisiko tinggi tertular HIV/AIDS melalui hubungan seksual, yaitu wanita pekerja seks, waria, dan gay," ungkap Mulya di Jombang, Rabu (30/11/2016).

Lantaran itu, KPA menyosialisasikan informasi seputar HIV/AIDS pada kelompok berisiko tinggi. KPA juga menggalakkan program kerja 'TOP' untuk meminimalisasi penularan, yaitu temukan, obati, dan pertahankan.

Menurut Mulya, deteksi dini diperlukan setelah petugas menemukan ODHA di sebuah lingkungan. Kemudian KPA memberikan pendampingan dan terapi pengobatan pada ODHA.

Bukan hanya itu, KPA juga menggerakkan Himpunan Anak Remaja Peduli AIDS (Harpa) untuk menyosialisasikan bahaya virus itu ke tingkat pelajar. Dinas Kesehatan Jombang, lanjut Mulya, juga terlibat dalam program-program itu.

KPA mencatat 1.002 kasus HIV/AIDS di Jombang dalam 16 tahun terakhir. Sebanyak 464 ODHA meninggal.

Human Immunodeficiency Virus menyerang sistem kekebalan tubuh. Virus itu juga melemahkan kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakit.

Virus rapuh sehingga tak bisa bertahan lama di luar tubuh. Virus ditemukan pada cairan tubuh orang yang terinfeksi. Cairan berupa sperma, cairan pada vagina dan anus, darah, juga air susu ibu (ASI). Tapi, virus tak bisa menyebar melalui keringat maupun urine.

Selain hubungan seks, penularan virus terjadi pada masa kehamilan ibu, kelahiran, dan menyusui. Cara lain, yaitu seks oral, pemakaian alat bantu seks bergantian, transfusi darah, dan pemakaian jarum secara bergiliran.


(RRN)