Warga Diminta Hindari Jalur Trenggalek-Ponorogo

Antara, Amaluddin    •    Senin, 28 Nov 2016 17:10 WIB
longsor
Warga Diminta Hindari Jalur Trenggalek-Ponorogo
Polisi mengalihkan lalu lintas agar pengendara tak melintasi jalur yang tertutup longsor, istimewa

Metrotvnews.com, Surabaya: Lalu lintas dari arah Trenggalek menuju Ponorogo, Jawa Timur, masih lumpuh. Sementara itu warga yang menjadi korban longsor mulai depresi.

Petugas masih membersihkan material longsor yang menutupi jalan lintas kabupaten, tepatnya di Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Petugas mengerahkan tiga alat berat untuk membersihkan jalan.

"Akibat pembersihan ini, kemacetan sempat terjadi di jalur tersebut," kata Kepala Bidang Kewaspadaan Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Eddy Supriyanto, di Surabaya, Senin (28/11/2016).


(Petugas membersihkan material longsor yang menutupi jalur penghubung Trenggalek-Ponorogo, istimewa)

Ia mengaku proses pembersihan membutuhkan waktu. Lantaran itu ia mengimbau pengendara menggunakan jalur lain dari Trenggalek menuju Ponorogo maupun sebaliknya.

Longsor terjadi tiga kali di jalur tersebut sejak Jumat 25 November. Area yang tertutupi longsor meluas. Sehingga pekerjaan petugas bertambah banyak.

Sementara itu, warga korban longsor di Desa Depok, Trenggalek, mulai depresi. Mereka terancam kehilangan tempat tinggal dampak dari longsor.

"Rumah retah-retak. Kami terancam tak bisa menempati rumah. Bagaimana tidak stres," kata Sumini, warga Desa Depok.

Sumini dan beberapa warga lain mengungsi. Mereka tak mau ambil risiko membahayakan keselamatan bila tetap berada di rumah masing-masing.

Sejak longsor terjadi pada Jumat 25 November, pemerintah kabupaten membangun posko pengungsian. Warga menempati pengungsian mulai sore hingga pagi hari. 


(RRN)