Ahmad Basara ingin Gedung DPR Diberi Pengamanan Khusus

Daviq Umar Al Faruq    •    Kamis, 18 Oct 2018 18:16 WIB
Ruang Fraksi Gerindra DitembakRuang Fraksi Golkar Ditembak
Ahmad Basara ingin Gedung DPR Diberi Pengamanan Khusus
Kaca yang retak akibat terkena tembakan peluru di ruangan anggota DPR Totok Daryanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2018). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Malang: Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah menilai jika usulan kaca anti peluru DPR RI perlu diseriuskan. Menurut Ahmad, usulan tersebut harus direalisasikan demi keselamatan.

"Prinisipnya setiap warga negara Indonesia harus dilindungi dan dijaga keselamatannnya, bukan hanya anggota DPR," kata Basarah di Malang, Jawa Timur, Kamis, 18 Oktober 2018.

Basara menjelaskan, Polri seharusnya membuat sistem pengamanan khusus pada objek vital. Salah satunya kantor DPR RI.

"Sehingga paling penting kepolisian negara Republik Indonesia harus membuat sistem pengamanan objek-objek vital. Kantor DPR masuk dalam kategori undang-undang protokoler sebagai objek vital," jelas Basara.

Sebelumnya Gedung Nusantara I DPR RI terkena peluru nyasar, Senin, 15 Oktober 2018. Penembakan terjadi pukul 14.35 WIB di Gedung Nusantara I. Dua tersangka telah ditahan di Polda Metro Jaya.

Mereka disangkakan melakukan tindak pidana menguasai, membawa, dan memiliki senjata api tanpa hak. Keduanya dijerat Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.


(DEN)