Kejati Jatim Tahan Tiga Tersangka Baru di Korupsi PD Pasar Surya

Amaluddin    •    Rabu, 11 Apr 2018 18:29 WIB
kasus korupsi
Kejati Jatim Tahan Tiga Tersangka Baru di Korupsi PD Pasar Surya
Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi. Medcom.id/Amaluddin

Surabaya: Kasus korupsi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya terus dikembangkan. Setelah menahan mantan Direktur Utama PD Pasar Surya Bambang Parikesit, kini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menahan tiga orang karyawan Koperasi Karyawan PD Pasar Surya bernama Suheri, Ali, dan Azhar.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan penahanan Bambang Parikesit karena kasus dugaan korupsi dana revitalisasi PD Pasar Surya sebesar Rp14,8 miliar. Sementara anak buahnya ditahan karena dugaan merugikan negara sebesar Rp13,4 miliar atas pinjaman dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang tidak sesuai peruntukan.

Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya ini menegaskan tiga tersangka ditahan karena dengan sengaja tidak mengembalikan dana yang dipinjam dari BRI. Mereka meminjam uang ke BRI dengan mengatasnamakan Koperasi Karyawan PD Pasar Surya.

"Ternyata, dana pinjaman itu digunakan untuk operasional PD Pasar, bukan untuk operasional koperasi. Tapi sampai sekarang koperasi tersebut juga belum melakukan cicilan pada BRI," kata kata Didik, di Surabaya, Rabu, 11 April 2018.

Hasil pemeriksaan terhadap tersangka, kata Didik, dana hasil pinjaman ke BRI digunakan untuk memanipulasi laporan keuangan PD Pasar Surya. Dana punjaman digunakan untuk menutupi kerugian dalam laporan kinerja keuangan PD Pasar Surya.

"Sehingga kinerja perusahaan menjadi untung. Bahkan PD Pasar Surya juga bisa memberi deviden pada Pemkot Surabaya selaku pemegang saham," ujarnya.

Bambang dan ketiga karyawan Koperasi Karyawan PD Pasar Surya tidak berani menggunakan nama PD Pasar Surya untuk meminjam uang di bank. Sebab, mereka harus mendapat izin dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Makanya mereka meminjam dana dengan menggunakan nama Koperasi Karyawan PD Pasar Surya untuk meminjam uang, karena enggak perlu ada persetujuan dari wali kota," ujarnya.


 


(SUR)