Personel TNI Dikirim untuk Bantu Korban Gempa Palu

Daviq Umar Al Faruq    •    Sabtu, 29 Sep 2018 11:39 WIB
Gempa Donggala
Personel TNI Dikirim untuk Bantu Korban Gempa Palu
Personel TNI diberangkatkan dari Malang untuk membantu korban gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Sabtu, 29 September 2018 pagi. (Foto: Dok. TNI)

Malang: Tiga satuan TNI dari Divisi 2 Kostrad mengirimkan personelnya untuk membantu korban gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Personel diberangkatkan dari Malang pada Sabtu, 29 September 2018 pagi.

Ada 102 personel TNI yang diberangkatkan. Terdiri dari 82 prajurit Batalyon Kesehatan (Yonkes) 2 Kostrad, 10 personel Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10 Kostrad, dan 10 personel Batalyon Perbekalan Angkutan (Yonbekang) 2 Kostrad.

Baca, IDI: Korban Tewas Gempa Palu 30 Orang

Komandan Yonkes 2 Kostrad, Mayor Ckm Djefri Frederik Longdong mengatakan pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin membantu para korban. Selain memberangkatkan personelnya, Yonkes 2 Kostrad juga membawa berbagai perlengkapan kesehatan.

Mulai dari modul bedah, modul polum, modul perawatan, modul gawat darurat, modul farmasi, makanan dan tenda rumah sakit lapangan. Seluruhnya diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules milik Lanud Abdurrahman Saleh Malang.

“Kami akan mengerahkan satu unit rumah sakit lapangan lengkap dengan modul-modul pendukungnya, disertai berbagai jenis tenda lapangan, meja, kursi, velbet, genset, serta beberapa jenis kendaraan truk maupun ambulans untuk mengangkut para korban,” katanya.

Sementara itu, Pangdivif 2 Kostrad, Mayjen TNI Marga Taufiq mengatakan selain bantuan dari Yonkes 2 Kostrad, pihaknya juga memberangkatkan pasukan pendukung lainnya. Meliputi tenaga medis, obat-obatan, alat komunikasi, rumah sakit lapangan dan bahan makanan.

“Pemberangkat pasukan Satgas Kesehatan tidak hanya dari Lanud Abdurrahman Saleh. Pemberangkatan pasukan Satgas Kesehatan juga dilakukan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta dan Pangkalan TNI AL di Surabaya,” ungkapnya.

Pengiriman bantuan Satgas TNI ini merupakan tindaklanjut dari instruksi Presiden RI, Joko Widodo melalui Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk segera memberikan penanganan korban gempa bumi dengan cepat, guna mengantisipasi gempa susulan yang terjadi.


(ALB)