Gus Ipul Kaget Namanya Dicatut untuk Penipuan

Amaluddin    •    Jumat, 29 Dec 2017 13:16 WIB
penipuanpilgub jatim 2018
Gus Ipul Kaget Namanya Dicatut untuk Penipuan
Bacagub Jatim Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Medcom.id/Amal).

Surabaya: Bakal calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengaku terkejut namanya dicatut untuk dijadikan modus menipu sejumlah warga Surabaya. Penipu yang mengatasnamakan tim sukses (timses) pasangan Gus Ipul-Abdullah Azwar Anas itu menipu ratusan orang.

“Saya kaget mendengar informasi tersebut. Nama saya digunakan pihak tak bertanggung jawab,” kata Gus Ipul, di Surabaya, Jumat, 29 Desember 2017.

Menurut dia, pencatutan nama sangat disesalkan karena dimanfaatkan untuk menipu orang banyak, terlebih menjelang Pilkada Jatim 2018.

Bacagub yang juga wakil gubernur Jatim itu menegaskan bahwa tim relawan yang dibentuknya tak akan meminta uang serupiah pun. Jika ada yang meminta biaya maka dipastikan bukan tim relawannya.

“Ke depan, masyarakat harus lebih waspada karena banyak sekali modus yang dilakukan pihak tak bertanggung jawab untuk mengeruk kepentingan pribadi,” ucap pasangan Abdullah Azwar Anas di pilkada serentak pada 27 Juni 2018.

Selain itu, mantan Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal tersebut mengapresiasi aparat kepolisian karena langsung mengusut kasusnya.

“Terima kasih kepada kepolisian yang langsung bertindak. Kami berharap kasus ini diusut sampai tuntas. Kasihan masyarakat yang menjadi korban,” kata salah satu petinggi di PBNU tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Rungkut Komisaris Polisi Esti Setija Oetami mengaku mendengar informasi tentang ratusan warga di kawasan Rungkut Kidul Gang Kauman Surabaya yang ribut setelah tertipu seseorang mengatasnamakan tim sukses Gus Ipul.
     
Polisi mendata jumlah korban sebanyak 147 orang. Diperoleh keterangan, pelaku penipuan berinisial ES. Dia tercatat sebagai residivis dan telah berkali-kali keluar masuk penjara atas kasus serupa.
     
Terhadap ratusan warga Rungkut Kidul, Gang Kauman, Surabaya, ES menjanjikan akan memberi bantuan uang senilai masing-masing Rp15 juta. 
     
"Warga yang tertipu ini adalah pelaku usaha kecil menengah. Mereka dijanjikan mendapat bantuan uang usaha masing-masing Rp15 juta. Tapi syaratnya harus membuka rekening di Bank Mandiri senilai Rp500 ribu. Selain itu, para warga nantinya diwajibkan memilih calon gubernur yang telah memberi bantuan uang tersebut," katanya.


(ALB)