Tiga Tersangka Amblesnya Jalan Gubeng Mangkir Panggilan Polisi

Syaikhul Hadi    •    Senin, 28 Jan 2019 21:40 WIB
Jalan Gubeng Ambles
Tiga Tersangka Amblesnya Jalan Gubeng Mangkir Panggilan Polisi
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan.

Surabaya: Tiga tersangka kasus amblesnya jalan raya Gubeng Surabaya mangkir dari panggilan polisi, Senin, 28 Januari 2019. Ketiga tersangka merupakan bagian dari total enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu.

Ketiga tersangka merupakan harusnya hadir yakni, BS, Dirut PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE); RW, Manajer PT NKE; dan A, Side Manajer PT NKE.

"Ketiganya tidak hadir. Nanti akan kami buatkan panggilan kedua," Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan, Senin, 28 Januari 2019.

Baca: Enam Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Jalan Gubeng

Sementara tiga tersangka lainnya, Projects Manager PT. Saputra Karya, RH; Engennering Supervisor PT. Saputra Karya, LH; dan Side Manager PT. Saputra Karya, A dijadwalkan akan diperiksa Selasa besok, 29 Januari 2019.

"Kita lihat saja besok. Apakah mereka hadir atau tidak," jelasnya.

Penyidik Polda Jatim menetapkan enam tersangka dalam kasus amblesnya jalan raya Gubeng Surabaya pada Rabu, 23 Januari 2019.

Keenam tersangka yaitu, Manager PT. Nusa Kontraktor Enjinering (NKE), RW; Projects Manager PT. Saputra Karya, RH; Engennering Supervisor PT. Saputra Karya, LH; Dirut PT. NKE, BS; Side Manager PT. NKE, A; dan Side Manager PT. Saputra Karya, A.

Diketahui, jalan raya Gubeng Surabaya ambles pada 18 Desember 2018 lalu. Amblesnya jalan itu karena dikarenakan dinding pembatas pada proyek pembangunan basement RS Siloam, ambrol.

Akibat perbuatannya, mereka akan dijerat dengan Pasal 192 ayat 1 juncto 55 KUHP dan Pasal 63 ayat 1 UU 38 Tahun 2004 tentang Jalan junto 55 KUHP. 


(ALB)