Risma: Penghargaan Bukan Tujuan Akhir Pemkot Surabaya

Dheri Agriesta    •    Senin, 11 Dec 2017 17:13 WIB
tri rismaharini
Risma: Penghargaan Bukan Tujuan Akhir Pemkot Surabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini/ANT/Rosa Panggabean

Jakarta: Pemerintah Kota Surabaya mendapat penghargaan Kota Menuju Cerdas 2017. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) menegaskan penghargaan bukan tujuan.

Risma lebih menginginkan perbaikan tata kelola kota lebih baik demi menyejahterakan masyarakat.

"Saya sampaikan ini belum tujuan, bukan akhir. Masih banyak masyarakat yang belum puas terhadap layanan kita, kita jangan puas sampai di sini," kata Risma di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 11 Desember 2017.

Berbagai penghargaan, termasuk dua dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) , bukan jaminan pemerintah bisa mempertahankan kinerja. Penting bagi penyelenggara pemerintahan berusaha mempertahankan prestasi.

Pemerintah Surabaya berkaca dari hasil survei kepuasan masyarakat. Survei dilakukan tim independen.

"Kita hampir 89 persen (untuk kepuasan masyarakat)," jelas Risma.

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan penghargaan kepada 15 kota tergolong Kota Menuju Cerdas 2017. Kalla juga sempat menyindir kepala daerah soal 'jualan' penghargaan. Apalagi, menjelang pilkada.

Risma tak terlalu peduli. Ia menanggapi santai sindirian Kalla. Toh, penghargaan hanya bisa 'dijual' mereka yang baru menjabat satu periode.

"Aku kan sudah dua kali (menjadi wali kota). Enggak pengaruh," kata Risma sembari tertawa.


(OJE)