LPS Jamin Kembalikan Uang Nasabah Walau Bank Dilikuidasi

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 30 Nov 2017 19:41 WIB
perbankan
LPS Jamin Kembalikan Uang Nasabah Walau Bank Dilikuidasi
Sekretaris LPS Samsu Adinugroho saat menggelar seminar Peningkatan Literasi Keuangan Petambak dan Nelayan tentang Sistem Penjamin Simpanan di Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 30 November 2017. Foto: Metrotvnews.com / Syaikhul Hadi

Sidoarjo: Masih ada beberapa faktor yang membuat masyarakat takut menyimpan uangnya di bank. Kekhawatiran bank terlikuidasi menjadi salah satunya. Belum lagi soal investasi bodong yang banyak muncul.

Lembaga Penjamin Simpanan memastikan akan mengembalikan simpanan warga masyarakat yang tersimpan di bank. Sekretaris LPS Samsu Adinugroho menyebut ada sekitar 165 an bank di Indonesia yang sudah dilikuidasi sampai saat ini. Baik bank umum, maupun Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

"Terutama sistem pengelolaan keuangannya. Selama 12 tahun terkahir, kita sudah membayar sekitar Rp.1,2 trilliun selama beroperasi. Sampai sekarang ada sekitar 80an bank yang kita likuidasi,"  terangnya saat menggelar seminar Peningkatan Literasi Keuangan Petambak dan Nelayan tentang Sistem Penjamin Simpanan di Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 30 November 2017.

Masyarakat diminta tidak perlu lagi takut untuk menyimpan uangnya di bank. Khususnya para nelayan dan petambak. Sehingga mereka semakin sadar dan paham tentang pengelolaan perbankan selama ini masih terus terpantau.

“Apalagi, ada fenomena orang yang beri tawaran tidak jelas atau investasi bodong. Selain itu ada juga persepsi masyarakat, kalau menyimpan di bank proses bakal berbelit-belit," katanya.

Menanggapi persoalan itu, menurutnya masyarakat harus lebih was-was jika uang itu hanya disimpan di rumah.

Seminar yang digelar di Aula Kecamatan Sedati, dihadiri puluhan Nelayan dan Petambak desa setempat. Acara tersebut juga bekerjasama dengan Lembaga Analisa Ekonomi Politik dan Kebijakan Publik (Lanskap Indonesia) dan dihadiri Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia.

 


(SUR)