Mobil Tabrak Belasan Kendaraan di Malang

Daviq Umar Al Faruq    •    Selasa, 01 May 2018 04:25 WIB
kecelakaantabrakan mobil
Mobil Tabrak Belasan Kendaraan di Malang
Mobil yang menabrak belasan kendaraan di Malang.

Malang: Sebuah mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi N 671 BW menabrak belasan kendaraan di sepanjang Jalan Letjen Sutoyo menuju Jalan Raya Sawojajar, Kota Malang, Senin, 30 April 2018. Itu terjadi akibat sang sopir ugal-ugalan.

Mobil berwarna hitam ini bisa dihentikan warga di kawasan Ruko WOW Sawojajar, Kota Malang. Kondisi mobil hancur diamuk massa, dua pengendaranya diamankan polisi.

Salah satu saksi mata yang mengejar mobil, Muhammad Roy Lesmono mengatakan, mobil berwarna hitam tersebut melaju kencang hingga menabrak belasan mobil dan sepeda motor yang melintas.

"Ada korban yang ditabrak dan terseret sekitar 25 meter dan ban mobil mengeluarkan api. Karena mobilnya nggak stabil, mobil menabrak gundukan tanah dan terhenti. Pengemudinya langsung lari," kata Roy di Malang, Jawa Timur, Senin, 30 April 2018.

Pria yang berprofesi sebagai ojek online ini menyebut, ada dua pengendara di dalam mobil tersebut. Salah satu pengendara ditangkap oleh petugas keamanan perumahan sekitar lokasi, saat mencoba lari dari kejaran massa.

"Yang pengemudi agak lama ditangkap. Saat ditangkap polisi dan warga dia sudah nggak pake baju, hanya pakai celana dan teriak teriak. Dia tertangkap setelah bersembunyi di bawah selokan rumah warga," jelasnya.

Warga yang marah sempat menghakimi kedua pengendara mobil yang sempat kabur. Bahkan, polisi terpaksa melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan massa.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Ambuka Yudha memastikan telah menangkap kedua pengendara mobil tersebut berserta sejumlah barang bukti. Sejauh ini, polisi menduga keduanya terkait kasus pencurian kendaraan bermotor yang sedang kabur.

"Kami masih pengembangan, diduga kasus curanmor. Kami amankan dua orang, sekarang diperiksa. Petugas juga masih di lapangan, sementara mobil yang dikendarai ada di Polres," ucapnya.

Mengingat banyaknya korban yang terjadi pada peristiwa ini, polisi mengimbau para korban segera melapor. "Kami imbau masyarakat yang merasa dirugikan atau menjadi korban silakan melapor," pungkasnya.


(AGA)