PT CKS Bantah Sekap TKW

Daviq Umar Al Faruq    •    Rabu, 18 Apr 2018 14:41 WIB
tki bermasalah
PT CKS Bantah Sekap TKW
Suasana Balai Latihan Kerja Luar Negeri Central Karya Semesta atau PT CKS di Jalan Raya Rajasa Nomor 189, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Malang: Perusahaan Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) PT Central Karya Semesta (PT CKS) Kota Malang, Jawa Timur, membantah menelantarkan dan menyekap tenaga kerja wanita (TKW) di tempat penampungannya.

"Coba lihat sendiri, anak-anak saya di sini mukanya cantik-cantik. Mana ada yang mukanya kayak orang disekap. Kami saja enggak punya sekuriti," kata Kepala Cabang PT CKS Kota Malang, Luna Maya, Rabu, 18 April 2018.

Luna mengklaim, perusahaan yang berlokasi di Jalan Raya Rajasa Nomor 189, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur itu mengaku pemberitaan yang telah tersebar tidak benar.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 20 TKW asal Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta untuk dipulangkan karena merasa ditelantarkan oleh PT CKS. Mereka mengaku ditampung berbulan-bulan di ruang tertutup dan pengap.

Luna memastikan Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Malang memeriksa perusahaannya pada Selasa, 17 April 2018. Pihak P4TKI pun juga sempat meminta keterangan sejumlah TKW.

"P4TKI tanya apa betul di sini ada tindakan yang tidak baik? Apa yang dikeluhkan? Jawabannya tidak ada dan TKW mengaku memiliki masalah dengan keluarga. Ada yang karena suaminya, ada yang karena anaknya," bebernya.

Sementara itu, Koordinator P4TKI Malang, Muhammad Iqbal mengaku menginspeksi PT CKS. Dirinya juga telah memeriksa seluruh kelengkapan prosedural dan dokumen milik Titin Sumarni, salah satu TKW asal NTB.

"Kami sudah memeriksa bagaimana identitas dia di Sumbawa, dokumen penetapan, tahapan apa yang sudah dilalui dan dinyatakan bahwa dia merupakan TKI prosedural. Dia juga sudah melakukan medical karena tes kesehatan wajib," katanya saat ditemui awak media usai inspeksi di PT CKS, kemarin. 

Baca: Sembilan Calon TKW Diperiksa soal Kabar Ditelantarkan di Malang

Bahkan diakui Iqbal, visa Titin pun sudah turun. Sehingga seharusnya, Titin sudah memiliki majikan dan siap berangkat ke negara tujuan. Namun, Titin masih harus mengikuti beberapa tahapan akhir sebelum berangkat.

"Titin masih kurang pembekalan akhir pemberangkatan (PAP) dan pengurusan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN). Nah, proses ini belum sampai ke sana karena yang bersangkutan belum tes kesehatan akhir," lanjutnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, diketahui ternyata ada beberapa permasalahan. Namun permasalahan itu tidak ada hubungannya dengan penempatan kerja Titin.

"Permasalahan ini adalah permasalahan pribadi. Jadi sebenarnya ada permasalahan di keluarga. Intinya Titin ini sebenarnya ingin mengundurkan diri. Kemudian ada hubungannya dengan bagaimana penyelesaian bagaimana kalau mengundurkan diri," ungkapnya.

Sebagai informasi, selain ditelantarkan Titin mengaku PT CKS tidak kunjung memberi kejelasan soal keberangkatan TKW ke luar negeri. Padahal sesuai dengan kontrak yang ditandatangani, mereka maksimal tinggal di penampungan tiga bulan dan langsung bisa diberangkatkan.


(ALB)