Satu Tersangka Pembunuhan Dua Pengikut Taat Pribadi Menyerahkan Diri

Rudi Pardosi, Muhammad Khoirur Rosyid    •    Kamis, 06 Oct 2016 14:29 WIB
dimas kanjeng taat pribadi
Satu Tersangka Pembunuhan Dua Pengikut Taat Pribadi Menyerahkan Diri
Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo, MI - Abdussyukur

Metrotvnews.com, Surabaya: Satu tersangka pembunuhan dua pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi menyerahkan diri ke Polda Jawa Timur. Tersangka masuk dalam daftar pencaria orang (DPO) setelah polisi menetapkannya sebagai tersangka pembunuhan.

Kamis siang, Murdianti mendatangi Kantor Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Jatim. Ia diantar anak angkatnya yang bertempat tinggal di Madiun.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo mengatakan Murdianto merupakan tersangka kasus pembunuhan pada dua pengikut Taat Pribadi. Selama kabur, Murdianto berpindah-pindah tempat.

"Hingga akhirnya dia bersembunyi di rumah anak angkatnya di Madiun," kata Argo.

Namun selama pelarian, kata Argo, Murdianto ketakutan. Pria asal Kediri itu mengaku mengalami beban mental. Hingga akhirnya, anak angkatnya menyarankan Murdianto menyerahkan diri ke polisi.

"Yang mengantarkan ke Polda juga anak angkatnya," lanjut Argo.

Hingga berita ini dimuat, polisi masih memburu dua DPO lain. Mereka diduga terlibat merencanakan pembunuhan terhadap Ismail dan Abdul Gani.

Sementara itu, pemimpin padepokan yaitu Taat Pribadi masih terus menjalani pemeriksaan di Markas Polda Jatim. Taat Pribadi diduga sebagai otak pembunuhan dua pengikutnya.

Pertengahan September 2016, polisi menggerebek padepokannya di Probolinggo terkait kasus pembunuhan. Polisi lantas menggelandang Taat Pribadi ke Markas Polda Jatim.

Selain itu, Polda juga menelusuri laporan yang menyebutkan Taat Pribadi menipu para pengikutnya. Motifnya yaitu pengikut menyerahkan sejumlah uang untuk digandakan.

Baca: Taat Pribadi Janjikan Emas dan Uang, Warga Surabaya Lapor ke Polisi


(RRN)