Tiga Pemuda Terseret Banjir Usai Pesta Miras, Satu Tewas

Rahmatullah    •    Minggu, 11 Mar 2018 18:46 WIB
korban tenggelam
Tiga Pemuda Terseret Banjir Usai Pesta Miras, Satu Tewas
Petugas saat mencari korban terseret arus banjir di Sumenep. Foto: Medcom.id/Rahmatullah

Sumenep: Tiga pemuda terseret arus banjir sungai di Desa Bangkal, Kecamatan Kota, Sumenep Jawa Timur, Minggu, 11 Maret 2018, usai pesta minuman keras (miras). Akibat peristiwa tersebut, satu omeninggal dan satu hilang.

Korban yang berhasil diselamatkan adalah Roni, 21, asal Desa Pamolokan, Kecamatan Kota. Sementara Fikri, 22, asal Desa Bangkal Kecamatan Kota ditemukan tewas di sungai Desa Kacongan Kecamatan Kota. Sedangkan yang belum ditemukan hingga kini adalah Salim, 22 tahun, warga Desa Pamolokan.

Menurut Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukid, ketiga pemuda tersebut sebenarnya menenggak miras bersama satu orang lagi bernama Danil, 22, asal Desa Kebunan Kecamatan Kota. Katanya, awalnya hanya Roni dan Fikri yang berada di dekat Dam tersebut. Kemudian datang Danil dan Salim menyusul ke tempat itu.

"Mereka berempat lalu menuju bekas musala di pinggir Dam. Mereka diketahui  minum minuman keras oplosan secara bersama-sama," tutur Mukid.

Setelah pesta miras, Fikri mandi di pinggir sungai. Dia lalu berusaha mengambil botol miras yang jatuh ke air. Tapi arus banjir amat deras, sehingga Fikri terseret arus tersebut. Salim seketika melompat saat melihat Fikri terseret arus. Akhirnya mereka berdua sama-sama dibawa arus deras tersebut.

Melihat kedua temannya terbawa arus, Roni panik dan segera turun ke sungai. Tapi dia tidak bisa berenang leluasa lantaran arus terlalu deras dan akhirnya terjebak dalam arus.

Roni pun meminta tolong kepada siswa anggota Pramuka yang sedang latihan di pinggir sungai. Anggota Pramuka itulah yang mencari bantuan untuk menolong Roni.

"Ada warga bernama Syaiful Bahri melempar tali ke Roni, sehingga Roni berhasil diselamatkan," terang Mukid.

Saat ini petugas masih mencari Salim hingga ke hilir sungai sejauh lima kilometer. Sedangkan jasad Fikri sudah diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan. Sementara Roni dan Danil dibawa ke Polsek Sumenep Kota untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

"Nenek korban Fikri meninggal dunia juga setelah mendengar cucunya tewas terseret arus. Nenek tersebut diduga sakit jantung," imbuh Mukid.


(SUR)