Rekrutmen Angota Polisi 2018, Polda Kerja Sama Dengan Pemprov Jatim

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 16 Nov 2017 17:39 WIB
polisi
Rekrutmen Angota Polisi 2018, Polda Kerja Sama Dengan Pemprov Jatim
Wakapolda Jatim, Brigjen Pol. Awan Samodra saat memberi sambutan kerja sama untuk membekali para siswa SMA agar lebih siap dalam perekrutan anggota polri 2018 mendatang.

Surabaya: Polda Jatim menggandeng Pemprov Jatim dalam merekrut anggota kepolisian di jajarannya. Kerja sama dilakukan untuk membekali para siswa SMA agar lebih siap dalam perekrutan anggota polri 2018 mendatang. 

Melalui perjanjian nota kesepahaman antar Polda Jatim dan Pemprov Jatim untuk mewujudkan calon anggota Polri yang unggul dan kompetitif. MoU dipimpin langsung oleh Wakapolda Jatim, Brigjen Pol. Awan Samodra bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Jatim, Supriyanto di Surabaya, Kamis, 16 November 2017. 

Kepala Biro SDM Polda Jatim, Kombes Pol Rastra Gunawan mengungkapkan, kerja sama perekrutan anggota Polri di jajaran Polda Jatim sendiri akan difokuskan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Dan, dilaksanakan oleh polres, polresta maupun polrestabes yang ada dibawah jajaran Polda Jatim melalui kerja sama dengan Bupati maupun wali kota di Jawa Timur. 

"Skema pelaksanaanya, memberikan pembekalan berupa arahan dan petunjuk bagi para siswa SMA. Melalui pembekalan itu, maka siswa yang akan mendaftar sebagai anggota Polri baik Akpol maupun Bintara bisa lebih siap menghadapi tes sesuai standar yang berlaku," ujar Rastra. 

"Jadi, seleksi tetap ada dan tidak ada yang diistimewakan, karena kerja sama ini hanya untuk pembekalan selama masih di bangku SMA," tambahnya. 

Pihaknya meyakini, melalui pembekalan itu para siswa calon anggota Polri yang mendaftar lebih siap berkompetisi, tak terkecuali siswa berprestasi. 

"Proses bimbingan atau pembekalan bagi siswa SMA ini gratis tanpa dipungut biaya apapun. Kalaupun ada yang memungut biaya tersebut bisa dilaporkan pada kami dan akan kami tindak tegas," tegasnya. 

Sementara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Jatim, Supriyanto menyambut baik kerja sama tersebut. Alasannya, untuk mendapatkan SDM yang berkualitas juga diperlukan penyeleksian baik dari nilai maupun indeks prestasi sekolah. 

"Ini sangat penting. Sehingga kedepannya bisa mendapatkan SDM yang berkualitas dan professional," singkatnya. 



(ALB)