Dana Desa untuk 100 Desa Belum Cair 100%

Rahmatullah    •    Selasa, 12 Dec 2017 14:13 WIB
dana desa
Dana Desa untuk 100 Desa Belum Cair 100%
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumenep, Ahmad Masuni. Foto: Medcom.id/Rahmatullah

Sumenep: Pencairaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap kedua di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, belum tuntas. Masih ada sisa anggaran belum masuk ke rekening 100 desa. Hingga saat ini dana yang cair baru untuk 230 desa.

“Kita tunggu pengajuan pencarian dari 100 desa itu hingga 20 Desember. Ada yang dari daratan dan kepulauan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumenep, Ahmad Masuni, Selasa, 12 Desember 2017.

Jika desa-desa tersebut tetap tidak mengajukan pencairan hingga 20 Desember, maka dana tersebut akan masuk sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa). Namun, anggaran tersebut bisa kembali dimasukkan ke anggaran tahun berikutnya.

Masuni mengungkapkan keterlambatan pencairan tersebut akibat lemahnya SDM perangkat desa. Salah satunya soal penyusunan laporan realisasi anggaran sebelumnya yang banyak belum disetor. Padahal, itu menjadi syarat pencairan tahap terakhir.

Persoalan ini dianggap menjadi perhatian utama. Dinas pun mengaku sering mengadakan pelatihan untuk perangkat desa agar hal ini tidak terjadi.

Untuk tahap kedua ini, lanjutnya, dana yang sudah cair sebanyak 64 persen dari 40 persen total anggaran selama 1 tahun, atau masih tersisa anggaran 36 persen.

“Saya sudah minta semua kepala desa untuk segera mengajukan pencairan. Kalau tidak, berarti harus dimasukkan untuk tahun anggaran berikutnya. Penyusunan rencana untuk tahun mendatang dimulai Januari,” akunya.

Adapun jumlah DD untuk Kabupaten Sumenep tahun ini sebesar Rp270 miliar, sedangkan ADD sebesar Rp123 miliar.
 


(SUR)