Puluhan Ribu Warga Bangkalan Buta Aksara

Rahmatullah    •    Rabu, 13 Dec 2017 15:32 WIB
pendidikan
Puluhan Ribu Warga Bangkalan Buta Aksara
Warga Bangkalan saat mengikuti program pengentasan buta aksara - Medcom.id / Rahmatullah

Bangkalan: Angka buta aksara di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, masih tinggi. Data dari Dinas Pendidikan (Disdik) setempat menyebut tahun ini terhitung sebanyak 74.967 orang belum mengenal huruf dan mampu membaca, sementara total jumlah penduduk sebesar 125.030 jiwa. Tapi angka itu lebih kecil dibandingkan tahun lalu yang masih tembus di angka 75.817 warga.

Kabid Paud dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Bangkalan Jufri Kora mengatakan, buta aksara untuk usia 15-59 tahun itu tersebar di 18 kecamatan. Tapi dia bersyukur Bangkalan mendapatkan program pengentasan buta akasara untuk 70 kelompok atau 700 ribu warga belajar.

"Dari 70 kelompok itu kami tempatkan di dua kecamatan, kecamatan Blega dan Kecamatan Galis. Mengapa? Karena di dua kecamatan ini indeks kebutaan aksaranya cukup tinggi," paparnya, Rabu 13 Desember 2017.

Dia merinci, untuk Kecamatan Galis dibagi menjadi 30 kelompok atau 300 orang, sedangkan di Kecamatan Blega 40 kelompok atau 400 orang. Jufri mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan evaluasi atas pelaksanaan program tersebut mengingat saat ini sudah akhir tahun.

"Tapi itu cuma sekadar melek aksara. Nanti kalau program itu sudah selesai dan kami tinggalkan, ya mereka tidak bisa baca lagi karena tidak ada follow up," ujarnya.

Mengenai anggaran program tersebut, Jufri menyebut bersumber dari APBN dengan jumlah  Rp337.500.000. Dana tersebut langsung masuk rekening kelompok belajar.

"Untuk tahun depan sepertinya tidak ada. Karena tidak ada yang meminta sususlan," pungkasnya.


(ALB)