Bangun Tower Sendiri demi UNBK

Kusbandono    •    Senin, 09 Apr 2018 17:23 WIB
ujian nasional
Bangun <i>Tower</i> Sendiri demi UNBK
Ilustrasi UNBK di Pasuruan, Jatim. (MI/abdus syukur)

Jember: Sekolah di pelosok desa terpaksa menggunakan jasa provider lain dengan membangun tower pemancar sendiri, agar pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer di sekolahnya berjalan lancar. Sebab, selama ini sinyal Internet di daerah pinggiran terlalu lemah.

Kepala SMA Negeri Kalisat, Jember, Jatim, Karniyanto mengaku, menghabiskan anggaran Rp110 Juta untuk membangun tower dan peladen. "Pembangunan tower dan kerja sama dengan provider lain sudah sejak 2017," kata Karniyanto kepada Medcom.id Senin 9 April 2018.

Terbukti, lanjut Karniyanto, setelah menggunakan jasa provider lain dengan tower yang dibangun sendiri koneksi Internet di sekolah jadi stabil. "Dibandingkan menggunakan wifi," tambah Karniyanto.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember Lutfi Isa Ansori mengaku, koneksi Internet di pelosok desa tak stabil.

"Padahal, koneksi internet sangat berpengaruh dalam pelaksanaan UNBK, karena selain dilakukan secara online, siswa sebelumnya harus login ke akun masing-masing terlebih dahulu." Kata Lutfi.


(LDS)