Enam Pegawai Puskesmas Porong Ditangkap karena Dana Insentif

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 19 Sep 2018 13:37 WIB
kasus korupsi
Enam Pegawai Puskesmas Porong Ditangkap karena Dana Insentif
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Medcom.id Amaluddin.

Sidoarjo: Tim Saber Pungli Polda Jawa Timur menangkap enam pegawai kantor Puskesmas Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka diduga terlibat penyalahgunaan dana Jasa Pelayanan (Jaspel) atau Insentif pegawai Puskesmas Porong. 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, penangkapan dilakukan sejak Senin, 17 September 2018 sekitar pukul 15.00 WIB. Dari keenam pegawai tersebut, Satu di antaranya, Kepala Puskesmas Porong, dr. E, sedangkan lima pegawai lainnya disebut-sebut sebagai koordinator.

"Iya benar, kami menangkap enam orang pegawai Puskesmas. Mereka langsung kami gelandang ke Mapolda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan," kata Frans saat dikonfirmasi, Rabu, 19 September 2018.

Frans menjelaskan, kasus tersebut saat ini sudah ditetapkan sebagai penyelidikan. Menurut Frans saat ini masih dilakukan pendalaman oleh criminal justice system' yang bekerjasama dengan Jaksa Penuntut Umum.

"Kalau tidak, karena kasus ini muaranya pasti kesana (pungli)," jelas Frans.

Frans kembali penyidik masih mencaritahu terkait peran dan fungsi para pelaku dalam menyalahgunakan dana Jasa Pelayanan atau insentif kepada seluruh pegawai Puskesmas yang berjumlah 98 orang. Untuk saat ini Frans belum bisa memberikan keterangan status ke-enamnya tersebut. 

"Masih kami dalami. Dimungkinkan mengarah kesana (tersangka). Kami masih belum bisa ungkap sekarang," jelas Frans.

Saat ini, keenam pegawai tersebut, sudah dipulangkan dengan alasan, pertama adanya jaminan, kedua, mereka tidak akan lari dan menghilangkan barang bukti. "Barang buktinya sudah ada pada kami semua, mereka tidak bakalan lari. Tunggu proses selanjutnya," tandas Frans.


(DEN)