Dibujuk Karisma ke Jakarta, Risma Bersumpah Tetap di Surabaya

Amaluddin    •    Senin, 19 Sep 2016 16:45 WIB
pilgub dki 2017
Dibujuk Karisma ke Jakarta, Risma Bersumpah Tetap di Surabaya
Puluhan relawan Karisma menemui Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya, Senin, 19 September 2016. Foto: Metrotvnews.com/Amaluddin

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga Jakarta yang tergabung dalam komunitas Kami Ingin Risma ke Jakarta (Karisma) terang-terangan membujuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) untuk mau maju sebagai bakal calon gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2017. Keseriusan ajakan itu dibuktikan dengan kedatangan ratusan relawan Karisma ke Surabaya untuk menemui Risma sejak Jumat 18 September 2016 hingga hari ini.

Namun, Risma bergeming. Dia menolak halus ajakan itu. "Saya tidak berani meminta jabatan karena semua itu kehendak Tuhan. Berdoa saja. Saya tidak berani (mencalonkan)," kata Risma, saat menerima perwakilan relawan Karisma, di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (19/9/2016).

Risma mengatakan dirinya sudah bersumpah ke warga Surabaya untuk tetap menjadi Wali Kota. "Saya sudah bersumpah mengabdi untuk warga Surabaya. Kalau (sedang) berdoa, yang saya doakan adalah warga Surabaya dulu. Supaya tidak mengalami bencana dan makin sejahtera," ujarnya.

Terkait dukungan dari berbagai elemen terhadap dirinya, Risma menganggap itu cobaan. Selain Karisma, Risma juga diminta ikut bertarung di Pilkada DKI oleh Jakarta Lovers. "Kepercayaan warga DKI Jakarta ini cobaan bagi saya. Karena saya tidak berani meminta jabatan," katanya.

Menurutnya, cobaan serupa juga datang sebelum ia terpilih kembali menjadi Wali Kota Surabaya pada periode kedua, 2016-2021. "Saya mohon maaf. Saya tetap di Surabaya. Saya tidak berhak memilih, kecuali takdir itu datang dari Tuhan," kata Risma.

Ketua Karisma Yongki Jonacta mengatakan tujuan Karisma menemui Risma adalah untuk menunjukkan data kesiapan memenangkan Risma di Pilkada Jakarta. "Di tingkat dua, baik kecamatan dan kelurahan, sudah kami siapkan semuanya. Hanya yang di tingkat RW dan RT belum semua atau masih proses," ujarnya.

Dalam kunjungannya, Karisma membawa salah satu perwakilan PCNU DKI Jakarta dan Perwakilan dari organisasi masyarakat asli Betawi. Yongki mengatakan, kedua organisasi itu siap memenangkan Risma.

Karisma bertandang ke Surabaya sejak Minggu 18 September. Mereka datang berkonvoi menggunakan 10 kendaraan dan langsung menuju rumah dinas Risma di sekitar Balai Kota Surabaya serta kediaman Risma di Kecamatan Wiyung. Karisma terbentuk dalam enam koordinator wilayah tingkat II, 44 koordinator kecamatan, dan 267 koordinator kelurahan.

 


(UWA)