BPBD Minta Gubernur Tetapkan Siaga Bencana di Seluruh Wilayah Jatim

Amaluddin    •    Jumat, 07 Oct 2016 17:52 WIB
bencana
BPBD Minta Gubernur Tetapkan Siaga Bencana di Seluruh Wilayah Jatim
Ilustrasi banjir, Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Surabaya: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mengusulkan penetapan status siaga bencana pada 34 kabupaten dan kota. Namun BPBD masih menunggu keputusan dari Gubernur Jatim Soekarwo.

Kepala BPBD Jatim, Sudharmawan, mengatakan penetapan status siaga bencana sudah diterapkan pada 4 kabupaten/kota lain. Yaitu Blitar, Bondowoso, Pamekasan, dan Sampang.

"Tapi untuk yang 34 lainnya masih menunggu jawaban Gubernur," kata Sudharmawan di Surabaya, Jumat (7/10/2016).

Menurut Dharmawan, risiko bencana alam di empat daerah itu terbilang tinggi. Misalnya banjir, longsor, dan angin kencang.

Sampang, ujar Dharmawan, terendam banjir di akhir September. Ratusan warga harus mengungsi dan arus lalu lintas tersendat.

Dharmawan memprediksi semua daerah di Jatim akan diguyur hujan deras pada awal 2017. "Prediksi itu berdasarkan data dari BMKG," katanya.

Dharmawan mengaku sudah menggelar konsolidasi terkait status siaga bencana di Jatim. Namun, ia mengaku kesulitan, karena tidak semua daerah di Jatim punya BPBD. Tiga daerah yang belum punya BPBD yaitu Kota Surabaya, Kota Mojokerto, dan Kota Blitar. Dharmawan mengatakan masih memproses pembentukan BPBD di tiga daerah tersebut.

Meski demikian, kata Darmawan, BPBD Jatim bersama BPBD di daerah-daerah telah mengantisipasi terjadinya bencana di Jatim. Di antaranya, mengecek dan memeriksa kesiapan daerah mengenai peralatan dan logistik. 
"Pengecekan rutin terus dilakukan, guna mengantisipasi terjadinya bencana di musim penghujan hingga awal 2017 mendatang," pungkasnya.


(RRN)