Lima Parpol Terpopuler di Jatim

Amaluddin    •    Minggu, 24 Sep 2017 16:53 WIB
pilgub jatim 2018
Lima Parpol Terpopuler di Jatim
Direktur Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, saat merilis survei aspirasi pemilih menjelang pelaksanaan Pilgub Jatim 2018. (MTVN/Amal).

Metrotvnews.com, Surabaya: Lembaga riset sosial-politik dan pemasaran Alvara Research Center tak hanya menggelar survei pemilih jelang Pilgub Jawa Timur 2018. Kelompok itu melakukan survei terkait popularitas dan eIektabilitas partai politik (parpol).

"Hasilnya, ada lima parpol yang memiki popularitas dan elektabilitas tertinggi, yakni PDIP, Golkar, PKB, Demokrat, dan Gerindra," kata Direktur Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, di Surabaya, Minggu, 24 September 2017.

Parpol dengan popularitas tertinggi adalah PDIP sebesar 91,0 persen, kemudian disusul Golkar 77,5 persen, PKB 74,9 persen, Demokrat 74,4 persen, dan Gerindra 64,0 persen. Sedangkan parpol lainnya seperti PAN, PKS, PPP, NasDem, dan Hanura tingkat pengenalan publik berada di bawah 60 persen.

Menurut Hasan, tingkat popularitas PDIP sama tingginya baik di kalangan masyarakat pedesaan maupun perkotaan. Sedangkan parpol lainnya lebih tinggi terpolarisasi tingkat pengenalannya.

"Misalnya Golkar dan PKB, lebih populer di kalangan pedesaan dibanding perkotaan. Sedangkan Demokrat dan partai lainnya lebih dikenal di masyarakat perkotaan dibanding pedesaan," kata Hasan.

Meski demikian, lanjut Hasan, tingkat popularitas parpol yang ada belum pararel dengan tingkat elektabilitas partai. Hasil survei, kata dia, ada temuan bahwa peringkat pengenalan partai tidak mencerminkan rangking tingkat elektabilitasnya.

"Contohnya adalah Partai Golkar, meski popularitasnya tertinggi kedua, secara elektabilitas malah berada diposisi kelima," ujarnya.

Jika pemilu Iegislatif digelar pada saat survei dilaksanakan, maka PDIP akan memenangkan wilayah Jatim dengan perolehan suara 26,4 persen, kemudian diikuti PKB 13,7 persen, Gerindra 13,1 persen, Demokrat 6,6 persen dan Golkar 4,7 persen. 

Adapun Partai NasDem mendapatkan 2,4 persen, PPP 1,5 persen, lalu PAN, PKS, dan Perindo masing-masing 0,8 persen. Serta, Hanura 0,3 persen. Sementara responden yang belum menentukan pilihan sebesar 28,1 persen. 

"Tentu peta parpol ini masih sangat cair. Biasanya menjelang pemilu legislatif perubahannya akan sangat terasa, karena saat itu semua kader partai terutama yang menjadi caleg akan sangat gencar turun ke masyarakat sehingga bisa mengubah peta," kata Hasan.



(ALB)