29 Napi di Lapas Surabaya Mendapat Remisi Kemerdekaan

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 16 Aug 2017 16:55 WIB
remisi
29 Napi di Lapas Surabaya Mendapat Remisi Kemerdekaan
Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf -- MTVN/Syaikhul Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Sebanyak 29 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Surabaya mendapat remisi kemerdekaan. Dari jumlah tersebut, sembilan napi langsung bebas. Sedangkan, 20 lainnya masih harus menjalani masa subsider sesuai waktu yang ditentukan.

"Mereka harus menjalani itu dulu (subsider) sebelum bebas," kata Kepala Lapas Klas I Surabaya Riyanto di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu 16 Agustus 2017.

Riyanto menjelaskan, sejatinya ada 1.806 napi yang diajukan untuk mendapat remisi kemerdekaan. Namun, hanya 29 napi yang diterima.

"Semua napi yang mendapat remisi adalah napi pidana umum," katanya.

Menurut Riyanto, napi yang dinyatakan bebas setelah mendapat remisi telah memenuhi persyaratan, di antaranya berkelakuan baik dan sudah menjalani 3/4 masa tahanan. Sedangkan, untuk pidana khusus, seperti narkoba, terorisme, dan korupsi, belum bisa mendapat remisi.

"Kecuali kasus narkoba, jika sudah mendapatkan justice collaborative, itu bisa (mendapat remisi)," terang Riyanto.

Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf menambahkan, pemberian remisi selalu dilakukan setiap tahunnya. "Harapannya, mereka bisa menjadi duta besar kami untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa kehidupan di dalam lapas itu tidak enak," katanya.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini menuturkan, penyuluhan semacam ini dirasa efektif untuk mengurangi angka kriminalitas di masyarakat. Poin kedua, remisi harus diberikan karena sejumlah lapas telah melebihi kapasitas.

"Apalagi di Jawa timur ini. Dengan begini (pemberian remisi), bisa mengurangi penghuni lapas," tandasnya.


(NIN)