53 Calon Jemaah Umrah Gagal Terbang Lantaran Krisis Qatar-Arab

Syaikhul Hadi    •    Senin, 12 Jun 2017 19:48 WIB
kisruh qatar
53 Calon Jemaah Umrah Gagal Terbang Lantaran Krisis Qatar-Arab
53 calon Jemaah Umrah asal Indonesia gagal berangkat ke Tanah Suci Makkah. --MTVN/Hadi--

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Sebanyak 53 calon Jemaah Umrah asal Indonesia gagal berangkat ke Tanah Suci Makkah. Hal itu dikarenakan pemutusan hubungan diplomatik 7 negara terhadap Qatar. 

Mereka berasal dari berbagai daerah, di antaranya Ponorogo, Magetan, Semarang dan Jogyakarta. Akibat gagal berangkat, mereka terpaksa diinapkan di salah satu hotel di kawasan Pepelegi, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo sejak Sabtu lalu. 

"Gagal berangkat. Karena imbas embargo dari negara Qatar," ucap salah satu Jemaah Umrah, Nanang Triandoko, Senin, 12 Juni 2017. 

Puluhan calon jemaah yang tergabung dalam Tabung Haji Umrah, sejatinya sudah bisa diberangkatkan sejak 10 Juni lalu melalui Bandara Soekarno Hatta dengan maskapai penerbangan Qatar Airlines. Namun, karena pemutusan diplomatik ini, akhirnya maskapai Qatar Airlines tak bisa terbang ke Arab Saudi.

"Kami sudah menerima klarifikasi dari manajemen Tabung Haji Umrah, dalam waktu dekat akan diberangkatkan," katanya.  

Sementara, Direktur Utama, PT. Hanan Nusantara Umroh Yulianto membenarkan adanya kegagalan berangkat ke tanah suci dikarenakan ada pemutusan diplomatik. Meski begitu, pihaknya berencana memberangkatkan puluhan jemaah umrah dengan maskapai Garuda Indonesia. 

"Namun karena saat ini adalah masa bulan Ramadan dan transportasi udara sedang peak season, pihak biro travel ini tidak bisa segera memberangkatkan mereka dengan Garuda Indonesia,  Rencananya baru pada Rabu 14 Juni seluruh calon jemaah akan diberangkatkan," jelasnya. 

Pihaknya, mengaku sudah menyiapkan dan memesan tiket dengan maskapai penerbangan Qatar Airlines jauh-jauh hari. Namun terkendala persoalan tersebut, akhirnya seluruh jemaah yang menggunakan maskapai Qatar Airlines terimbas. 

"Ada sekitar 7.838 jemaah termasuk 53 jemaah umrah yang dari Jawa Timur gagal berangkat. Insyaallah dalam waktu dekat diberangkatkan. Mudah-mudahan hubungan diplomatik Qatar bisa segera membaik, dan pemberangkatan jemaah tak ada kendala," tegasnya. 

Baca: Arab Saudi Larang Jemaah Qatar Masuk Masjidil Haram

Pada Senin 5 Juni, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan menjatuhkan sanksi atas negara Arab tersebut dengan alasan Doha mendukung terorisme, sementara Libya, Yaman dan Maladewa mengikuti langkah Arab Saudi. Qatar telah membantah tuduhan itu sebagai "tidak benar" dan "tanpa dasar".

Konflik ini pun diperkirakan akan berlanjut agak lama. Pasalnya, baru saja Qatar meradang karena Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir dan Bahrain mengeluarkan daftar teroris di mana  59 warga dan 12 organisasi warga mereka yang dianggap sebagai pendukung teroris.


(ALB)