Pencabutan Izin PT First Travel Semakin Membuat Calon Jemaah Resah

Syaikhul Hadi    •    Minggu, 27 Aug 2017 16:37 WIB
kemelut first travel
Pencabutan Izin PT First Travel Semakin Membuat Calon Jemaah Resah
Korban First Travel cabang Sidoarjo berkumpul di Perumahan Pondok Sidokare Indah, Sidoarjo, Jawa Timur -- MTVN/Syaikhul Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Pencabutan izin PT First Travel membuat sejumlah korbannya resah. Hingga saat ini, tercatat ada 2.502 orang dari Kabupaten Sidoarjo yang menajdi korban First Travel.

Hermanto, 62, salah satu perwakilan korban First Travel Siodarjo, mengatakan, dirinya dan korban lainnya telah melapor ke Kepolisian. Mereka menuntut kejelasan pemberangkatan jemaah melalui agen PT First Travel.

"Bapak Kapolres sempat terkejut, ternyata masih banyak jemaah yang belum berangkat," kata Hermanto di Perumahan Pondok Sidokare Indah, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu 27 Agustus 2017.

(Baca: Kantor First Travel di Sidoarjo Masih Buka)

Guna menguatkan data yang ada, hari ini Hermanto mengajak seluruh korban PT First Travel melakukan pendataan sebagai bahan laporan ke Polresta Sidoarjo. "Mereka (korban First Travel) sudah kami hubungi. Hari ini kami minta datanya berupa copy bukti transfer uang. Sebab, tanda terima asli sudah diminta oleh agen First Travel," jelasnya.

Senada, Chotidjah, 41, mengungkapkan kekecewaannya terhadap Fisrt Travel. Warga Perumahan Pondok Sidokare Indah ini mengaku, sudah menunggu dua tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Namun, penantiannya itu ternyata tak berujung.

"Kalau dibilang sabar, kami sudah sabar. Tapi, setelah kami cek keberangkatan, ternyata kami disarankan mencari agen lain," jelasnya.

Jawaban tersebut membuat Chotidjah bingung. Apalagi, dia sudah menyetorkan sejumlah uang kepada pihak Fisrt Taavel. Hingga kini, tidak ada kejelasan tentang pengembalian uang.

"Saya menuntut uang saya dikembalikan," tandasnya.

(Baca: Pengawalan VVIP bagi Raja dan Ratu First Travel)

Hermanto, Chotidjah, dan ribuan orang lainnya nampaknya harus memendam impian mereka melaksanakan ibadah umrah melalui Fisrt Travel. Pasalnya, Andika Surachman selaku bos First Travel kini mendekam di balik jeruji besi karena diduga menggelapkan uang calon jemaah umrah.

 


(NIN)