Kartu Nikah akan Dilengkapi Barcode

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 13 Nov 2018 19:28 WIB
kartu nikah
Kartu Nikah akan Dilengkapi Barcode
Barcode fungsinya untuk mengidentifikasi identitas orang yang akan menikah. Proses uji coba ini sudah diberlakukan dibeberapa daerah seperti Jawa Barat dan Jawa Timur.

Sidoarjo: Rencana Pemerintah pusat memberlakukan kartu nikah disambut baik Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo. Kepala Kementerian Agama Sidoarjo, Achmad Rofi'i mengatakan kartu nikah bakal terealisasi di Sidoarjo.

"Kartu nikah ini kan programnya pemerintah pusat, yang jelas kami siap untuk menindaklanjuti program tersebut," ungkap Rofi'i melalui sambungan selularnya, Selasa, 13 November 2018. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, rencana pergantian buku nikah menjadi kartu nikah tidak akan mengubah buku nikah yang sudah ada, hanya saja pemerintah tetap memberlakukan sistem komputerisasi nikah dengan cara membuat kartu nikah yang lengkap dengan barcode. 

"Buku nikah tidak bisa ditinggalkan. Hanya saja pada perkembangannya ada semacam siste, komputerisasi nikah yang berisi identitas orang yang akan menikah. Seperti ATM," katanya. 

Di dalam kartu tersebut akan dilengkapi dengan barcode. Barcode berfungsi untuk mengidentifikasi identitas orang yang sudah menikah. Proses uji coba ini sudah diberlakukan di beberapa daerah seperti Jawa Barat dan Jawa Timur. 

"Hanya Surabaya yang sudah mulai diberlakukan uji coba. Kalau Sidoarjo secepatnya bisa dilakukan. Karena Sidoarjo merupakan kota yang akan menuju metropolis, tentunya kebutuhan masyarakatnya tidak perlu lagi ribet membawa buku nikah ke mana-mana. Cukup kartu nikah," jelasnya. 

Meski begitu, untuk merealisasikan penggunaan kartu nikah, hal yang dibutuhkan adalah tersedianya kartu dan barcode yang diterbitkan oleh pusat. Sehingga hal itu bisa diterapkan di daerah untuk memberi kemudahan kepada masyarakat. 



(ALB)