Warga Binaan Rutan Sumenep Dilatih Beternak Burung

Rahmatullah    •    Jumat, 15 Dec 2017 15:03 WIB
tahanan napi
Warga Binaan Rutan Sumenep Dilatih Beternak Burung
Warga binaan Rutan Sumenep saat ingin memasukkan burung lovebird ke sangkar – Medcom.id / Rahmatullah

Sumenep: Warga binaan Rumah Tanahan (Rutan) Klas II B Sumenep, Jawa Timur, dilatih beternak burung lovebird. Selain dilatih beternak, mereka juga diberi puluhan burung oleh anggota DRPD setempat. Pemberian burung itu dimaksudkan agar warga binaan langsung praktik pemberian pakan, merawat dan cara mencegah penyakit.

“Kami ingin warga binaan punya skill membudidayakan burung lovebird,” terang Kepala Rutan Klas II B Sumenep, Muhammad Kurnia, Jumat 15 Desember 2017.

Menurut Muhammad, warga binaan bisa langsung berlatih, karena sarana kandang sudah disediakan. Dia berharap pasca bebas nanti, warga binaan punya kemampuan untuk menghidupi diri sendiri dan keluarga.

“Total warga binaan kami sebanyak 255 orang. Semoga mereka memiliki kreativitas yang bisa menunjang kehidupannya setelah bebas nanti,” terangnya.

Sementara Anggota DPRD Sumenep, Nurus Salam, mengaku ingin membina dan mengembangkan keterampilan warga binaan Rutan Sumenep. Hal itu diharapkan menjadi sumber penghasilan meski hidup di tahanan.

“Ketika sudah keluar nanti, mereka sudah memiliki keterampilan memiliharan burung lovebird. Karena memelihara burung tersebut sangat cepat mendapatkan keuntungan. Semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat ketika mereka sudah keluar,” harapnya.

Dia mengaku memberikan burung lovebird yang masih standar, karena warga binaan masih dalam tahap belajar. Sebab jika diberi burung yang lebih bagus, khawatir risiko kerugian besar akan terjadi.

Sedangkan warga binaan asal Kepulauan Sumenep, Ainur Rahman, mengaku sangat berterimakasih atas pelatihan tersebut. Dia berjanji akan menerapkan ilmu yang didapatkan ketika sudah bebas nanti. Bahkan dia bertekad untuk mempekerjaan warga di desanya untuk budi daya burung lovebird tersebut.

“Jika kami sudah punya kesibukan, maka kami tidak punya waktu untuk melakukan hal-hal negatif lagi,” yakinnya.


(ALB)