Kunci Atasi Banjir di Sidoarjo: Normalisasi Sungai

Syaikhul Hadi    •    Sabtu, 15 Oct 2016 14:23 WIB
banjir
Kunci Atasi Banjir di Sidoarjo: Normalisasi Sungai
Seorang anak beraktivitas di rumahnya yang terendam luapan banjir Sungai Buntung Ketegan, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (13/10/2016). Foto: Antara/Umarul Faruq

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS) Jawa Timur menyebutkan satu-satunya jalan keluar untuk mengatasi banjir di Kabupaten Sidoarjo adalah normalisasi Sungai Buntung yang terletak di Kecamatan Waru. 

Namun, upaya itu tak mudah. Ada banyak rumah yang sudah berdiri di sempadan sungai, terutama di dua titik, yakni di Bungurasih dan Ketegan. "Bangunan liar itu yang menjadi kendala kami," kata Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jaringan Sumber Air Brantas, Isgiyanto kepada Metrotvnews.com, Sabtu (15/10/2016). 

Menurutnya, Pemerintah Sidoarjo harus memikirkan menyingkirkan bangunan liar tanpa menyakiti warga. Selain itu, Pemerintah Sidoarjo juga perlu mengangkat sampah di sepanjang Sungan Buntung yang saat ini sudah menumpuk dan menimbulkan sedimentasi.

Sampah kursi, kasur, dan lemari sudah menjadi pemandangan biasa di sungai itu. Dia berharap masyarakat sadar tak lagi membuang sampah ke sungai.

"Sampah menumpuk terutama di muara Sungai Buntung," ujar Isgiyanto.

Kabid Penindakan dan Perundang-Undangan Satpol PP Sidoarjo, Harry Sucahyono, mengaku tak berwenang menertibkan bangunan liar. Selama ini pihaknya hanya menunggu instruksi Dinas Pengairan Sidoarjo. "Ketika ada rekomendasi, pasti kita lakukan," ujar Harry. 

Tahun ini Pemerintah Sidoarjo berencana memetakan delapan sungai. Pemetaan dilakukan karena maraknya bangunan liar di sempadan sungai. 

"Ya, kita tunggu karena dinas terkait yang menentukan bangunan liar mana yang hendak dibongkar," kata Harry.

 


(UWA)