Warga Malang Diminta tak Timbun Bahan Pangan Jelang Ramadan

Daviq Umar Al Faruq    •    Kamis, 10 May 2018 13:10 WIB
sembako
Warga Malang Diminta tak Timbun Bahan Pangan Jelang Ramadan
Rapat TPID Kota Batu dan Kabupaten Malang di Hotel Radho, Malang, Kamis 10 Mei 2018, Medcom.id - Daviq

Malang: Pasokan bahan pokok di Malang, Jawa Timur, aman. Lantaran itu, warga di kawasan Malang Raya harus bijak mengonsumsi barang-barang tersebut.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Dudi Herawadi mengatakan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok naik menjelang hari keagamaan. Itu merupakan pola yang umum terjadi tiap tahun.

"Tapi kami mengimbau warga bijak melakukan konsumsi dan tak berlebihan. Sebab pasokan barang aman," kata Dudi usai rapat di Malang, Kamis, 10 Mei 2018.

Dudi juga mengatakan warga tak perlu menimbun bahan pangan. Sebab kebiasaan itu memicu kenaikan tingkat inflasi saat Ramadan dan Lebaran.

"Oleh karena itu pengendalian inflasi menjadi penting," tuturnya.

Dudi mengatakan harga sejumlah bahan pangan masih stabil di Kota Batu dan kawasan Malang. Namun harga beberapa komoditas naik. Seperti daging ayam ras, telur ayam ras, dan tepung tapioka.

Lantaran itu, BI bersama Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bekerja sama untuk menstabilkan harga. Di antaranya dengan kegiatan operasi pasar dengan menggandeng Bulog dan Disperindag.

"Kami juga menggelar pelaksanaan pasar murah untuk berbagai komoditas, yakni antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, dan mi instan," kata Dudi,



(RRN)