Jokowi Ancam Pecat Menteri ATR Bila Target tak Tercapai

Daviq Umar Al Faruq    •    Kamis, 29 Mar 2018 06:30 WIB
presiden jokowi
Jokowi Ancam Pecat Menteri ATR Bila Target tak Tercapai
Presiden RI Joko Widodo saat memberikan sambutan pada pembagian sertifikat tanah kepada masyarakat Malang Raya, Rabu 28 Maret 2018. Foto: Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Malang: Presiden RI Joko Widodo mengancam bakal mencopot Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil. Hal itu terjadi apabila program percepatan penerbitan sertifikat tanah tidak sesuai target.

"Saya sudah katakan sebelumnya kepada 'Pak Menteri kalau kerja ada target. Kalau tidak tercapai saya ganti, saya copot jabatannya'," kata Jokowi saat pembagian sertifikat tanah ke masyarakat Malang Raya di Gor Ken Arok Kota Malang, Rabu, 28 Maret 2018.

Jokowi menjelaskan, program ini menargetkan penerbitan 5 juta sertifika pada 2017. Sedangkan tahun ini target menjadi 7 juta sertifikat dan 8 juta sertifikat pada 2019.

"Percepatan penerbitan sertifikat tanah ini kami targetkan rampung tahun 2023," bebernya.

(Baca: Sertifikat Tanah jadi Kendala Peremajaan)

Percepatan penerbitan sertifikat tanah ini sangat perlu diwujudkan. Sebab, menurut data dari 126 juta tanah di Indonesia, hanya 52 juta tanah saja yang yang sudah memiliki sertifikat.

"Bahkan tidak ada setengahnya. Setiap tahun sertifikat tanah yang diterbitkan hanya berkisar 400 ribu hingga 600 ribu sertifikat tanah. Kalau tidak dilakukan percepatan, mau kita menunggu 150 tahun lagi?"

Kunjungan Presiden ke Malang kali ini dalam rangka menghadiri pembagian sertifikat tanah kepada masyarakat Malang Raya. Jumlah sertifikat tanah yang dibagikan kepada masyarakat Malang Raya ini sejumlah 5.153 sertifikat.

Rinciannya, sebanyak 4.000 sertifikat untuk warga Kabupaten Malang, 1.128 sertifikat untuk warga Kota Malang dan 25 sertifikat untuk warga Kota Batu.

(Baca: Presiden Paksa Menteri BPN Terbitkan Sertifikat Tanah)
 


(SUR)