Pemprov Jatim Kibarkan Bendera Merah Putih untuk Basofi Sudirman

Amaluddin    •    Senin, 07 Aug 2017 15:51 WIB
obituari
Pemprov Jatim Kibarkan Bendera Merah Putih untuk Basofi Sudirman
Pengibaran bendera Merah Putih setengah tiang di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, untuk pemnghormatan terakhir kepada Basofi Sudirman, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Provinsi Jawa Timur berduka atas meninggalnya Moch Basofi Sudirman. Gubernur Jatim Soekarwo pun menginstruksikan seluruh instansi mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang.

Basofi meninggal pada usia 77 tahun di RS Medistra Jakarta, Senin 7 Agustus 2017, pukul 10.58 WIB. Basofi menjabat sebagai Gubernur Jatim periode 1993 -1998.

Dalam pesan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Gubernur Soekarwo menyatakan duka cita untuk keluarga almarhum. Soekarwo, yang kini tengah menjalankan tugas di luar negeri itu, memerintahkan jajaran Pemprov memberikan penghormatan terakhir untuk Basofi.

?Baca: Basofi Sudirman, Anak Pahlawan dengan Bermacam Pengalaman

"Intruksi pengibaran bendera setengah tiang dilakukan tiga hari kedepan, mulai hari ini, Senin hingga Rabu mendatang," kata Soekarwo.

Soekarwo juga memerintahkan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menghadiri upacara pemakaman almarhum. Rencananya, almarhum dikebumikan di Pemakaman San Diego Hills Memorial Park Karawang, Jawa Barat, pada Selasa besok.

"Kami mewakili Pemprov dan masyarakat Jatim duka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Basofi, dan berdoa agar arwah beliau diterima di sisi Allah SWT," kata Soekarwo.

Soekarwo pun menyampaikan pandangannya tentang Basofi. Pria kelahiran Bojonegoro itu, kata Basofi, memimpin Jatim menjadi lebih maju. Lantaran itu, Soekarwo menyampaikan penghormatan dan apresiasi pada almarhum.

“Beliau telah memberikan kemajuan bagi Jatim dengan program one village one productnya,” kata Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu.

Semasa hidupnya, Basofi juga memiliki hobi menyanyi. Salah satu lagu yang dikenal di masyarakat di era 1990-an yaitu berjudul: Tidak Semua Laki-laki.


(RRN)