Kendaraan Seberat 14 Ribu Kilogram Dibatasi Masuk Malang

Daviq Umar Al Faruq    •    Senin, 31 Dec 2018 14:12 WIB
tahun baru
Kendaraan Seberat 14 Ribu Kilogram Dibatasi Masuk Malang
Pintu keluar tol Malang-Pandaan, Jawa Timur, Senin, 31 Desember 2018. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq.

Malang: Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang membatasi kendaraan angkutan tertentu yang melintas di Kota Malang, Jawa Timur. Pembatasan ini dilakukan jelang malam pergantian Tahun Baru 2019.

Kabid Angkutan Dishub Kota Malang, Ngoediono mengatakan, aturan tersebut menyesuaikan surat pemberitahuan yang tercantum dalam Permenhub nomor PM/115/2018.

"Aturan ini sudah berlaku sejak Sabtu, 29 Desember 2018 kemarin," kata Ngoediono saat dikonfirmasi, Senin, 31 Desember 2018.

Ngoediono menjelaskan, pembatasan ini diberlakukan bagi kendaraan angkutan yang memiliki berat lebih dari 14 ribu kilogram.

"Kendaraan sumbu tiga atau lebih seperti truk tronton, mobil barang dengan tempelan atau gandengan juga dilarang," ungkap Ngoediono.

Selain itu, pembatasan juga diberlakukan bagi mobil angkutan barang dengan komoditas tertentu. Seperti kendaraan yang mengangkut besi logam, semen, dan kayu.
Ngodediono menambahkan pembatasan ini diberlakukan di sejumlah jalan nasional. Salah satunya di jalur Pandaan-Malang.

"Tujuannya untuk memperlancar arus lalu  lintas. Karena kan di tanggal itu diperkirakan puncak arus wisatawan yang ingin ke Malang untuk liburan akhir tahun," pungkas Ngoediono.

Sementara itu, terdapat kendaraan berat yang mendapat pengecualian untuk melintas. Yakni kendaraan yang membawa komoditas utama seperti bahan pangan pokok maupun BBM.


(DEN)