Pria Ditangkap karena Curi Sapi Mertua

Daviq Umar Al Faruq    •    Kamis, 24 Jan 2019 19:20 WIB
pencurian
Pria Ditangkap karena Curi Sapi Mertua
Gelar perkara kasus pencurian sapi di Polsek Karangploso. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Malang: Gunowo, 40, harus berurusan dengan polisi ini kedapatan mencuri sapi milik Siyam, 56, mertuanya sendiri. Warga Dusun Lasah, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ini beraksi pada 8 Januari 2019 lalu.

"Jadi mertuanya terkejut saat pagi jam 09.00 WIB, ia melihat sapinya berkurang satu ekor. Kemudian mertuanya melaporkan ke Polsek Karangploso, terus kita tidak lanjut laporan," kata Kapolsek Karangploso, AKP Effendi Budi , Kamis, 24 Januari 2019.

Setelah penyelidikan, polisi mencurigai Gunowo sebagai pelaku. Gunowo pun langsung digelandang pihak berwajib setelah mendapat bukti.

"Modusnya pelaku mengambil sapinya, saat mertuanya sedang tidak di rumah. Kebetulan pelaku dan mertuanya bersebelahan rumahnya," bebernya.

Gunowo mengaku ikut membantu mertuanya mengurus sapi. Namun dia nekat mencuri sapi lokal jenis londoan milik mertuanya karena terdesak kebutuhan ekonomi.

"Mertua punya 4 ekor sapi, saya ikut mencarikan makan dan juga dikasih hasil uang oleh mertua dari mencari rumput untuk pakan sapi itu. Tapi karena kebutuhan ekonomi," ujar Gunowo.

Dia mengaku masih belum menerima hasil penjualan sapi tersebut sepenuhnya. Namun sebelum menerima sisa uang penjualan sapi, pelaku keburu tertangkap polisi.

"Saya jual Rp 9 juta, tapi baru dikasih Rp 3 juta oleh pembelinya, sisanya dijanjikan akan menyusul. Uangnya juga untuk senang - senang," ungkapnya.

Keterangan yang diperoleh polis berbeda. Pengakuan pelaku, uang penjualan sapi digunakan untuk foya-foya dan minum minuman keras (miras) bersama teman-temannya. Dia pun menyebut Gunowo tidak menggunakan uang untuk kebutuhan hidup.

Polsek Karangploso mengamankan barang bukti berupa satu ekor sapi dan sisa uang hasil penjualan sebesar Rp 850 ribu. Tersangka dijerat Pasal 363 juncto 267 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.


(SUR)