Gempa dan Tsunami di Palu

Boneka pun Dikirim untuk Hibur Anak-anak Korban Bencana

Syaikhul Hadi, Rahmatullah    •    Kamis, 04 Oct 2018 11:22 WIB
Gempa Donggala
Boneka pun Dikirim untuk Hibur Anak-anak Korban Bencana
Aksi kemanusiaan dan penggalangan bantuan di Sumenep untuk korban bencana di Sulteng, Kamis, 4 Oktober 2018, Medcom.id - Rahmatullah

Sidoarjo: Bantuan terus dikumpulkan untuk warga yang menjadi korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Selain makanan dan pakaian, relawan juga mengumpulkan boneka untuk anak-anak yang menjadi korban.

Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) membuka posko penggalangan bantuan untuk para korban. Wakil Ketua I KJS Hariri mengatakan bantuan tak hanya berupa makanan dan pakaian.

"Ada juga yang menitipkan boneka. Tujuannya memulihkan senyum dan menjadi penghibur anak-anak yang menjadi korban," ungkap Hariri di Sumenep, Jawa Timur, Kamis, 4 Oktober 2018.

Aksi penggalangan dana juga dilakukan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama di Sumenep. Bukan hanya makananPengumpulan bantuan dilakukan di halaman Masjid Agung Sumenep hingga sepekan ke depan.

"Selain makanan, Banom NU juga menerima pakaian yang layak pakai," kata Abdul Hadi, koordinator aksi.

Hadi mengatakan aksi itu digelar hingga 10 Oktober 2018. Setelah itu, uang dan bantuan diserahkan ke PW NU Jatim untuk dikirim ke Palu.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jatim, pun membuka posko penggalangan dana mulai Kamis, 4 hingga 16 Oktober 2018.

Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito mengatakan pembukaan posko merupakan hasil koordinasi dengan Dinkes dan Dinsos. Kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian warga Sidoarjo kepada korban bencana di Palu dan sekitarnya.

"Bantuan dapat ditransfer melalui rekening. Untuk bantuan barang silakan antr langsung ke posko," ujar Dwijo di Sidoarjo.

Posko berlokasi di Kantor BPBD Sidoarjo di Jalan Sultan Agung. BPBD memfokuskan untuk menerima bantuan yang dibutuhkan mendesak. Misal makanan, pakaian, terpal, selimut, dan kebutuhan anak-anak.






(RRN)