Musim Hujan, Tanggul Lumpur Sidoarjo Ditinggikan

Syaikhul Hadi    •    Senin, 03 Oct 2016 14:48 WIB
lumpur lapindo
Musim Hujan, Tanggul Lumpur Sidoarjo Ditinggikan
Alat berat mengeruk tanggul penahan lumpur lapindo di titik 71 desa Ketapang Tanggulangin Sidoarjo, MTVN - Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, memasuki musim penghujan. Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) pun meninggikan tanggul untuk mengantisipasi banjir di Porong dan Tanggulangin.

Humas BPLS Hengki Listria Adi mengungkapkan tanggul sepanjang 1.715 meter ditinggikan. Peninggian dilakukan di titik 67 hingga 73. Tanggul tersebut berlokasi mulai dari Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin hingga Desa Glagaharum, Kecamatan Porong.

"Dari elevasi 3 meter ditinggikan lagi sampai ke 6 meter dengan lebar 5 meter," kata Hengky, Senin (3/10/2016).


(Tanggul Penahan lumpur lapindo di titik 71 desa Ketapang Tanggulangin Sidoarjo, MTVN - Hadi)

Hengky mengatakan semburan lumpur meningkat saat hujan turun dengan deras. Volume lumpur juga bertambah. Di hari biasa, lumpur yang menyembur mencapai 40 ribu kubik per hari. Saat musim hujan, volumenya meningkat menjadi 50 ribu kubik per hari.

BPLS juga menyediakan 14 pompa air. Menurut Hengky, tindakan itu untuk mengantisipasi lumpur meluap di musim penghujan.

Pengoperasian pompa dilakukan untuk mengalirkan genangan lumpur di jalan raya Porong ke Kali Ketapang. Bila elevasi air sungai meningkat, maka aliran lumpur diarahkan ke titik 83. Kemudian lumpur dipindahkan menggunakan kapal keruk lalu dibuang ke Kali Porong.

BPLS, kata Hengky, menyediakan lima kapal keruk untuk mengalirkan genangan lumpur ke Kali Porong.





(RRN)