KPK Periksa Anggota DPRD Malang Hingga Jumat

Daviq Umar Al Faruq    •    Senin, 19 Mar 2018 19:11 WIB
kasus korupsi
KPK Periksa Anggota DPRD Malang Hingga Jumat
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: MI

Malang: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa belasan saksi terkait kasus pengesahan Perubahan APBD Kota Malang Tahun Anggaran 2015 sejak Senin, 19 Maret 2018. Rencananya, sejumlah saksi ini dimintai keterangan di Aula Rupatama Polres Malang Kota hingga Jumat, 23 Maret 2018.

Saat pemeriksaan berlangsung, Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri sempat masuk kedalam Aula Rupatama untuk memastikan pemeriksaan berjalan dengan baik. Asfuri berada di dalam aula selama 10 menit.

"Saya barusan cuma ngecek-ngecek aja. Pemeriksaan ini akan berjalan kalau nggak sampai Rabu (21 Maret 2018) ya sampai Jumat (23 Maret 2018)," katanya saat keluar dari Aula Rupatama.

Pada hari pertama, penyidik KPK meminta keterangan kepada 15 anggota DPRD Kota Malang sebagai saksi dalam kasus ini. Pemeriksaan dilakukan secara dua gelombang.

Saksi yang diperiksa di gelombang pertama adalah Harun Prasojo (PAN), Indra Tjahyono (Demokrat), Priyatmoko Oetomo (PDIP), Choeroel Anwar (Golkar), Bambang Triyoso (PKS), Diana Yanti (PDIP), Subur Triono (PAN), dan Tutuk Hariyani (PDIP).

Sedangkan saksi yang diperiksa pada gelombang kedua adalah Hadi Santoso (PDIP), Teguh Mulyono (PDIP), Soni Yudiarto (Demokrat), Ribut Harianto (Golkar), Erni Farida (PDIP), Arief Hermanto (PDIP), dan Mulyanto (PKB).

(Baca: Enam Petinggi DPRD Malang Ditetapkan Tersangka Korupsi)

Salah satu saksi, Soni Yudiarto mengatakan bila kasus ini akan memasuki masa sidang lanjutan. "Sepertinya sudah mau sidang lagi, makanya saksi dimintai keterangan lagi," bebernya usai menjalani pemeriksaan.

Soni tidak menjelaskan secara rinci pertanyaan apa saja yang ditanyakan oleh pihak KPK."Terkait pernyataan tersangka saat sidang tidak ditanyakan sama sekali ini tadi," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, KPK telah menetapkan enam tersangka baru dalam kasus pengesahan Perubahan APBD Kota Malang Tahun Anggaran 2015.

Keenam tersangka yang merupakan anggota DPRD Kota Malang itu terdiri dari Ketua Fraksi PDIP Suprapto, Ketua Fraksi Gerindra Salamet, Ketua Fraksi PAN Mohan Katelu, dan Ketua Fraksi PKB Sahrawi. Selain itu KPK juga menetapkan tersangka kepada dua wakil ketua DPRD yaitu HM Zainuddin dan Wiwik Hendri Astuti.


(SUR)