Pemprov Bentuk Satgas Berantas Pungli di Jatim

Amaluddin    •    Senin, 14 Nov 2016 15:51 WIB
pungli
Pemprov Bentuk Satgas Berantas Pungli di Jatim
Gubernur Jatim Soekarwo kukuhkan satgas tim sapu bersih di Gedung Negara Grahadi Surabaya, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiagakan pasukan yang melakukan tugas khusus memberantas pungutan liar (pungli). Mereka bertugas mulai Senin 14 November setelah Gubernur Jatim Soekarwo melantik unit Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungli.

Irwasda Polda Jatim, Kombes Wahyu Hidayat, memimpin pasukan. Tim beranggotakan pejabat dari Kejaksaan Tinggi dan kepolisian.

Gubernur mengatakan pembentukan satgas untuk memastikan pemerintah bersih dari tindakan pungli. Tindakan tersebut mengganggu investasi di Jatim.

"Saat ini menanamkan investasi terkendala masalah pungutan liar. Apabila proses investasi di Jatim bersih maka investasi di Jatim akan naik dan para investor akan datang," kata Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo dalam acara pelantikan Satgas Sapu Bersih Pungli di di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (14/11/2016).

Pakde Karwo mencontohkan kasus pungutan liar bongkar muat atau dwelling time di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pakde Karwo menyebutkan kasus tersebut melibatkan orang ketiga.

"Maka itu, kami meminta kepada tim satuan tugas pungutan liar agar selalu melakukan komunikasi dan koordinasi agar tugas dan fungsinya berjalan dengan baik," tutur Pakde Karwo.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Setiadji menambahkan unit satgas bertugas menangkap pelaku tindakan pungli, membangun sistem pencegahan, dan pemberantasan pungutan liar di wilayah Jatim.

"Tim sapu bersih ini juga bertugas mengumpulkan data dan informasi dari instasi pemerintahan atau lembaga negara yang menggunakan teknologi informasi, dan memberikan masukan atau rekomendasi kepada lembaga atau instansi terkait sanksi bagi pelaku pungutan liar," ujarnya.


(RRN)