Jelang Lebaran, Stok Beras di Jatim Aman

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 31 May 2018 19:12 WIB
berasRamadan 2018
Jelang Lebaran, Stok Beras di Jatim Aman
Kunjungna Komisi IV ke kantor Bulog di Sidoarjo

Sidoarjo: Stok beras untuk wilayah Jawa Timur menjelang Lebaran 2018 dipastikan aman. Itu diketahui setelah Komisi IV DPR RI mengunjungi kantor Bulog kantor regional II di Buduran, Sidoarjo, Kamis 31 Mei 2018.

"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih banyak karena ketersediaan bahan pangan seperti beras ini dirasa cukup hingga beberapa bulan ke depan," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ibnu Multazam, Kamis, 31 Mei 2018. 

Menurut Ibnu, ketersediaan bahan pangan menjelang lebaran bisa menjaga stabilitas harga pasar. Sehingga harga kebutuhan pokok di pasaran saat ini bisa stabil. 

"Langkah yang diambil Bulog dengan berani membuat kebijakan harga sembako seperti daging, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan lainnya harus didukung. Sehingga harga di pasaran bisa stabil dan tidak mengalami lonjakan yang signifikan," terangnya. 

Sementara, Kepala Bulog Divre Jawa Timur Mohammad Hasyim menuturkan ketersediaan beras menjelang hari raya Idulfitri tahun ini dirasa cukup. Hingga saat ini, Bulog Divre Jawa Timur masih menyediakan sebanyak 260 ribu ton. 

"Cukup sampai 10 bulan ke depan," kata Hasyim

Meski begitu, pihaknya tidak membiarkan beras terlalu lama menumpuk di gudang. Pihaknya berupaya untuk memasok kebutuhan beras diluar Jawa Timur. Seperti Nusa Tenggara Timur, Papua, Ambon, Sulawesi Tenggara, dan sebagian akan dipasok ke Sumatera. 

Selain itu, untuk menjaga kualitas beras pihaknya juga melakukan fumigasi setiap pekannya hingga tiga bulan. 

"Idealnya beras memang harus diganti setiap tiga bulan sekali, karena kalau tidak diganti maka kualitasnya akan turun. Oleh karenanya upaya-upaya tersebut kami lakukan supaya stok beras ini masih dalam kondisi bagus dan siap untuk digunakan," tandasnya. 


(ALB)